Lima Begal Motor Ditembak di Probolinggo
Selasa, 7 April 2015 | 09:04 WIB
Probolinggo - Empat kawanan begal bersenjata softgun dan celurit yang sudah lama beraksi di wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), berhasil dilumpuhkan tim pemburu begal Polres Probolinggo.
Keempat kaki pelaku yang rata-rata masih muda usia itu terpaksa dihujani timah panas karena dengan beringas berusaha melawan petugas dalam penyergapan yang dilakukan, Senin (6/4) pukul 17.30 WIB.
"Mereka ini sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO). Masing-masing Dian Sugianto (19) warga Jrebeng Kidul, Abdul Karim (22) warga Kareng Lor, Abdul Rohim (21) warga Sumber Wetan, ketiga masuk wilayah Kecamatan Kedupok dan Eko Hermanto (22) warga Pohsangit Ngisor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo," ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Iwan Setyawan, dalam keterangannya, Senin malam.
Disebutkan Kapolres, para pelaku begal terpaksa ditembak petugas karena saat penangkapan melawan dengan beringas.
"Tidak ada jalan lain kecuali melumpuhkannya," ujar AKBP Iwan Setyawan.
Keempat pelaku merupakan kawanan begal yang terkenal kejam saat beraksi. Bahkan pelaku tak jarang melukai korban dengan senjata tajam jenis celurit dan menembak pelaku dengan air softgun.
Saat melakukan aksinya, keempat pelaku mengejar korbannya dan langsung diberhentikan. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung membacok korban.
Begitu korbannya tersungkur, motor korban langsung dibawa kabur. Dari tangan pelaku, polisi menyita sepucuk air softgun dan celurit yang biasa dibuat melukai korbannya.
Pada waktu yang bersamaan, Polres Pasuruan juga berhasil membekuk residivis (bramacorah kambuhan) Andik Sulistyo alias Andi Tatto (36) dengan tembakan pelumpuhan di kakinya.
Lelaki bertampang sangar yang tinggal di Jalan Garuda, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu dikenal sebagai begal motor yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) atau buron.
"Dia (Andi Tatto) kita lumpuhkan kakinya dengan tembakan karena berusaha menyerang petugas saat akan kita tangkap," ujar Waka Polres Pasuruan Kota, Kompol Saswito, Senin sore.
Andi Tatto biasanya beraksi bersama BU (16), yang sudah ditangkap sebelumnya dan kasusnya sudah dilimpahkan kejaksaan.
Dari catatan kepolisian, mereka sudah beraksi di empat tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Pasuruan, diantaranya di Jalan Slagah, Lapangan Petahunan, SPBU Karangketug dan Jalan Lingkar Selatan Kelurahan Bakalan.
Dari Andi Tatto dan BU itu, polisi menyita sepeda motor Yamaha Jupiter MX, Yamaha Jupiter Z, Honda Supra dan Yamaha Mio serta dua buah senjata tajam celurit.
Sisa serbuk mesiu bahan membuat bom ikan atau bondet yang biasa mereka gunakan menghentikan korbannya juga ikut disita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




