Susi Pudjiastuti: Perempuan Indonesia Harus Mandiri

Selasa, 21 April 2015 | 13:09 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Menteri KKP, Susi Pudjiastuti (dua kiri) dan Wagub Djarot (tengah) saat menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, 21 April 2015.
Menteri KKP, Susi Pudjiastuti (dua kiri) dan Wagub Djarot (tengah) saat menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, 21 April 2015. (Suara Pembaruan/Deti Mega P)

Jakarta - Dalam peringatan Hari Kartini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendatangi Balai Kota, hari ini, untuk membuka acara Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam Kelautan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Susi tampak mengenakan kebaya putih dipadu kain batik coklat dengan selendang bernuansa biru. Sementara rambut Susi terlihat disanggul. Ketika banyak wartawan memuji dia yang terlihat cantik, Susi sumringah. "Kan katanya harus cantik. Ini kan hari Kartini. Ya saya harus cantik," kata Susi, Selasa (21/4).

Saat ditanya apa makna Hari Kartini bagi dirinya, pemilik Susi Air ini mengatakan perempuan Indonesia harus mandiri dan punya semangat kemandirian untuk mengubah Indonesia.

Dia bersama menteri perempuan lainnya, tidak akan bisa mengubah Indonesia, jika berjuang sendiri. Mereka harus didukung oleh perempuan Indonesia lainnya untuk terus memperjuangkan semangat kemandirian itu yang telah ditularkan oleh RA Kartini.

"Saya ucapkan Selamat Hari Kartini. Semoga semangat kemandirian yang telah didengungkan Kartini ratusan tahun lalu masih menyala di hati dan pikiran kalian. Semangat kemandirian untuk mengubah Indonesia. Jangan cuma aku sendiri, ya sama kalian juga," ujarnya.

Dia mengajak para wartawan perempuan yang saat itu bertugas untuk terus menuliskan berita yang dapat memberikan pencerahan dan inspirasi kepada masyarakat. Sehingga dapat memperbaiki pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap berbagai hal yang terjadi di Indonesia.

"Kalian juga, tulisannya harus kenceng. Media dijadikan alat untuk memberi pencerahan dan inspirasi kepada masyarakat untuk memperbaiki. Kartini sudah mulai beberapa tahun yang lalu. Dan kita mesti terus menerus menjaganya," ujar perempuan kelahiran Pangandaran 15 Januari itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon