Jelang Ramadan, Din Minimi Diminta Serahkan Diri

Selasa, 2 Juni 2015 | 02:58 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Direktur Yayasan Adovokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin (kedua kiri) bersama kelompok sipil bersenjata di pedalaman Kabupaten Aceh Timur, Jumat (10/10). Kelompok sipil yang mengaku mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dibawah pimpinan Nurdin bin Ismail Amat alias Abu Minimi angkat senjata melawan Pemerintah Aceh untuk menuntut keadilan.
Direktur Yayasan Adovokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin (kedua kiri) bersama kelompok sipil bersenjata di pedalaman Kabupaten Aceh Timur, Jumat (10/10). Kelompok sipil yang mengaku mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dibawah pimpinan Nurdin bin Ismail Amat alias Abu Minimi angkat senjata melawan Pemerintah Aceh untuk menuntut keadilan. (Antara/Str)

Lhokseumawe - Komandan Korem 011 Lilawangsa Kolonel Inf A Daniel Chardin meminta Nurdin Ismail alias Din Minimi, pimpinan kelompok bersenjata yang dicari selama ini, untuk tidak hanya memikirkan nasib korban konflik semata, tapi juga keluarganya yang ditinggal.

"Din Minimi jangan hanya memikirkan kepentingan orang lain, tapi keluarga juga harus dipikirkan," kata Danrem saat berkunjung ke rumah orangtua Din Minimi di Desa Ladang Baroe, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (1/6).

Daniel Chardin sangat menyayangkan bila di bulan Ramadan nanti, Din Minimi tidak bisa berkumpul bersama keluarganya.

Untuk itu, Danrem menyarankan agar Din Minimi dan kelompoknya menyerahkan diri ke Korem 011 Lilawangsa atau aparat penegak hukum lainnya.

Dalam kunjungan itu, Danrem didampinggi Kepala Penerangan Korem 011 Lilawangsa, Mayor Inf Nasrun Nasution, Danramil 10 Julok, Kapten Inf M Kaoy, Kapolsek Julok, AKP Normansyah, dan Ketua LSM Aceh Foundation, Abdul Hadi Abidin.

Danrem juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Din Minimi berupa lima karung beras, mi instan lima kardus, 10 kilogram gula pasir, dan sejumlah uang tunai.

Bantuan dimaksud merupakan bentuk kepedulian danrem kepada orangtua, istri, dan anak Din Minimi menjelang bulan puasa.

Sementara, kediaman Din Minimi di Desa Ladang Baroe tampak dijaga ketat aparat keamanaan dari Koramil setempat.

Aparat TNI dan Polri terus mengejar kelompok Din Minimi, karena mereka diduga yang melakukan tindak kriminal di Aceh, termasuk yang membunuh dua anggota TNI di Kabupaten Aceh Utara, bebeberapa minggu yang lalu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon