Yotje: Jika Terpilih Jadi Pimpinan KPK Saya Tidak Mewakili Polri
Rabu, 17 Juni 2015 | 15:29 WIB
Jakarta - Kapolda Papua Irjen Yotje Mende adalah satu dari tiga orang yang didorong Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK. Dia menegaskan jika kelak terpilih dirinya tak akan mewakili kepentingan Polri tapi demi bangsa.
"Saya sudah mendaftar via online. Tapi belum semua berkas saya penuhi karena yang diminta sebagai syarat administrasi kan banyak. Seperti ijazah. Sebelum tanggal 24 (Juni) nanti semua akan sudah lengkap," kata Yotje di STIK Rabu (17/6).
Menurutnya dari dulu dia ingin bergabung dengan KPK. Saat KPK mencari figur pengganti Ade Rahardja sebagai deputi penindakan, Yotje saat itu juga telah mendaftar.
"Saat itu saya Kabiro Profesi di Propam Polri tahun 2010-2011. Saya pernah ikut tes dan sampai empat besar. Tapi saya tidak beruntung dan waktu itu rekan jaksa yang lolos," sambungnya.
Lalu dirinya pernah tertarik untuk mencoba melamar lagi menjadi deputi KPK saat menjabat Kapolda Kepulauan Riau. Namun waktu itu dia akhirnya memilih untuk fokus pada tugasnya di kepolisian.
"Kini saya sudah jadi Kapolda Papua dan ada peluang yang lebih besar ini. Maka saya tertarik untuk kembali mendaftar. Ini bukan karena saya akan pensiun karena jadi pensiunan itu lebih enak. Ini untuk kepentingan bangsa," lanjut Yotje.
Mantan Kapolwil Surakarta ini juga menjamin jika kelak terpilih menjadi pimpinan KPK maka dia tidak akan mewakili kepentingan Polri di lembaga antirasuah itu.
"Saya sebagai pejabat negara tentu tidak berpikir sempit. Yang akan saya lakukan adalah bagaimana membenahi yang kurang baik dan meningkatkan yang sudah baik. Perlu pendalaman situasi," sambungnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




