Ciri-ciri Anak Korban Kekerasan
Rabu, 17 Juni 2015 | 15:29 WIB
Jakarta - Menurut Psikolog Anak dan pendiri Teman Hati Konseling, Ajeng Raviando, beberapa ciri anak korban kekerasan cukup mudah dikenali. Beberapa ciri yang kentara adalah perilaku murung, pendiam, dan cenderung menutup diri. Anak-anak korban kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, dan seksual cenderung menunjukkan sikap tidak nyaman saat berada di antara teman-teman kelompok bermainnya.
"Bila korban kekerasan fisik mungkin lebih mudah mendeteksinya dengan melihat luka atau lebam-lebam di tubuhnya. Tetapi, bagi yang mengalami trauma psikis akan lebih sulit terlihat," terang Ajeng kepada Beritasatu.com di Jakarta, Rabu (17/6).
Dilanjutkannya, apalagi bagi anak yang memang berusaha menutupi masalah yang didapat di rumah atau di tempat lain. Maka, akan lebih sulit melihat cirinya.
"Kalau masih kecil ia biasanya tidak paham mengapa kekerasan itu terjadi. Semakin besar ia semakin paham, dan banyak korban yang justru menutupi, apalagi bila pelaku adalah orangtua sendiri," imbuhnya.
Menurutnya, ada rasa malu bila orang lain tahu ia adalah korban kekerasan dari orangtuanya sendiri. Sehingga, ia berusaha menutupi dari tetangga atau teman.
"Ada juga anak yang mungkin karena terlalu sering mendapat kekerasan dari orangtuanya, ia tumbuh menjadi anak pemberontak," kata Ajeng.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




