Hubungan Polri-TNI Panas di Gowa dan Semarang, Ini Kata Kapolri

Senin, 13 Juli 2015 | 12:48 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: B1
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta - Dua insiden yang diduga kuat terkait dengan gesekan antara oknum TNI dengan Polri di dua lokasi yang berbeda yaitu di Semarang, Jawa Tengah dan Gowa, Sulawesi Selatan ditanggapi serius Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Pasalnya gesekan semacam ini jika tidak benar-benar diselesaikan secara tuntas diperkirakan bisa mengakibatkan hal yang lebih buruk seperti yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau beberapa saat lalu.

"Sudah di koordinasikan oleh para pimpinan masing-masing supaya tidak berkembang. Khusus untuk di Sulsel dibentuk tim untuk mengungkap kasus tersebut siapa pelakunya, siapapun yang terlibat akan ditindak dan diproses hukum," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Senin (13/7).

Insiden yang di Gowa yaitu saat komplotan pelaku menyerang dua anggota Kostrad Kariango yaitu Prajurit Satu Aspin M. dan Prajurit Satu Faturahman. Kejadiannya di Lapangan Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Minggu (12/7) kemarin.

Sebelum menganiaya kedua prajurit TNI itu, para pelaku sempat menanyakan identitas korban, "Kamu polisi atau tentara?". Setelah mendapat jawaban dari korban, penganiayaan itu pun terjadi.

Aspin akhirnya mengembuskan napas terakhirnya sementara Faturahman masih dirawat di RS. Spekulasi berhembus jika penyerangan ini terkait balas dendam buntut penyerangan pos polisi di Bundaran Samata, Kamis (2/7) lalu.

Dalam peristiwa itu anggota Polres Gowa Brigadir Irvanudin tewas dengan luka parah bekas bacokan di sekujur tubuh. Sedangkan dua rekannya, Brigadir Dua Usman dan Brigadir Mus Muliadi, ikut terluka tapi berhasil selamat.

Sementara di Semarang terjadi penyerangan di Markas Brimob Simongan pada Minggu (12/7) dini hari. Pelakunya diduga berasal dari anggota TNI dari Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Kota Semarang. Tembakan peringatan sempat dilepaskan Brimob. Insiden ini diduga karena insiden beberapa jam sebelumnya di sebuah anjungan tunai mandiri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon