Korban Insiden Tolikara Terkena Pantulan Peluru Tajam
Rabu, 22 Juli 2015 | 20:23 WIB
Jayapura - Enam pasien insiden Tolikara saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura. Berdasarkan pemeriksaan radiologi RSUD, peluru yang bersarang di tubuh korban bukan ditembak langsung, tetapi akibat pantulan.
Direktur RSUD Dok II Jayapura dr Yerry Msen menyatakan, dari hasil radiologi, peluru yang bersarang di tubuh korban adalah peluru tajam. Namun dilihat karakteristik luka korban, peluru itu bukan ditembak langsung, melainkan akibat pantulan. "Dalam artian tembakannya ke bawah dan ke atas. Memang ada benda asing ditubuh korban. Tetapi masih dalam batas normal," ujar dia kepada waratawan di RSUD Dok II Jayapura, Rabu (22/7) sore.
Yerry mengatakan, dari enam korban, dua menderita luka tembak, sedangkan empat lainnya terkena serpihan peluru. Tiga di antaranya akan dioperasi, termasuk satu pasien Erendius Jikwa karena proyektil masih bersarang di tubuhnya. Adapun enam korban yang dievakuasi ke Jayapura pada 18 Juli, atau sehari setelah insiden Tolikara (17/7) adalah Gaubuli jikwa (50), Keratus Kogoya (30), Erendius Jikwa (20), Perenus Wanimbo (28) Anaten Wenda (31) dan Yulianus Lambe (28).
dr Yerry Msen menjelaskan sebenarnya pasien yang dirujuk ke Dok II sebanyak tujuh orang. Namun salah satu korban kekurangan darah. "Sewaktu dirujuk ke Jayapura, korban sudah dalam kondisi sangat menurun. Jadi sebelum sampai di sini. Salah satu korban meninggal Enius Wanimbo meninggal dunia dalam perjalanan," kata Yerry.
Sementara Asisten II Sekda Papua Elia I Loupatty bersama Asisten Bidang Umum Sekda Papua Rosina Upessy, Kepala Dinas Sosial dan Pemukiman Provinsi Papua, Ribka Haluk, Pangdam XVII /Cenderawasih Mayjen TNI Franzen Siahaan bersama Danrem 172/PWY Kol (Inf) Tri Yuniarto dan Bupati Tolikara Usman Wanimbo, Rabu sore (22/7) mengunjungi enam korban luka tembak di RSUD Dok II Jayapura.
Sementara itu Bupati Tolikara Usman Wanimbo menegaskan situasi Tolikara sudah kondusif dan meminta media untuk tidak membesar-besarkan masalah ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




