Wagub DKI Prihatin Kejadian Pemukulan Pengemudi Go-Jek

Senin, 27 Juli 2015 | 13:36 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Pengendara ojek GO-JEK.
Pengendara ojek GO-JEK. (GO-JEK Indonesia. /GO-JEK Indonesia.)

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian pemukulan terhadap pengemudi Go-Jek wanita oleh seorang tukang ojek pangkalan, di sekitar Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Warung Buncit Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

"Pemukulan itu sudah masuk ke penganiayaan ya dan itu sudah masuk ke ranah hukum dan kriminal," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (27/7).

Menurutnya, kejadian itu tidak seharusnya terjadi. Seharusnya, tukang ojek pangkalan dapat bersaing dengan sehat dan adil terhadap keberadaan tukang ojek yang bergabung di Go-Jek maupun di Grab Bike.

"Makanya kalau bersaing secara kompetitif yang sehat, secara fair. Tidak menggunakan cara-cara kekerasan. Kalau memang pemukulan itu terjadi akibat persaingan ya," ujarnya.

Mantan Wali Kota Blitar ini mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendukung aplikasi Go-Jek dan Grab Bike yang telah membuat keberadaan tukang ojek di Jakarta lebih tertata rapi dan memiliki sistem kerja yang baik.

Tidak ada rebutan penumpang di antara pengemudi kedua aplikasi ini. Sebab, mereka menentukan siapa penumpang yang dapat diantar atau tidak. Selain itu, tarif jasa transportasi ojek pun lebih pasti, tidak ditembak melambung tinggi.

"Pemprov dukung Go-Jek dalam arti sistemnya bagus. Harus tukang ojek lain bisa meniru seperti itu. Mereka harus bisa tingkatkan pelayanan, jaminan keselamatan, pastikan harga, standar pelayanan dan ketepatan waktu," ujarnya.

Seperti diketahui, Istiqomah, pengemudi Go-Jek, dipukul Bambang tukang ojek pangkalan tak jauh dari Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Jalan Warung Buncit Raya, Pancoran Jakarta Selatan, Jumat (24/7). Pemukulan terjadi diduga lantaran pengemudi Go-Jek dianggap telah merebut penumpang ojek pangkalan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon