Minuman Ringan Diet Dapat Membunuh Anda

Kamis, 2 Februari 2012 | 17:41 WIB
NP
B
Penulis: Novy Lumanauw/ Pudjatari | Editor: B1
Ilustrasi minuman ringan
Ilustrasi minuman ringan (Rawich/Freedigitalphoto)
Meski diklaim bebas gula, tetap saja bisa memicu stroke dan serangan jantung.

Orang yang sehari-harinya mengonsumsi minuman ringan (soft drink) diet bebas gula, pemanis buatan dan non-alkohol yang diklaim lebih sehat tetap saja memengaruhi kualitas kesehatan. Bahkan tanpa disadari justru memicu stroke dan serangan jantung.

Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Gardener Hannah dan rekan dari University of Miami Miller School of Medicine dan Columbia University Medical Centre, yang diterbitkan dalam Journal of General Internal Medicine.

Minuman ringan diet yang bebas gula, pemanis buatan dan non-alkohol, kata para peneliti, umumnya dipasarkan untuk konsumen yang sadar kesehatan, penderita diabetes, atlet, dan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

Gardener dan timnya melakukan penelitian tentang hubungan antara diet dengan konsumsi minuman ringan secara teratur dan risiko infark stroke atau miokard (serangan jantung).

Data dianalisa dari 2.564 peserta di Northern Manhattan Study, yang dirancang untuk menentukan kejadian stroke, faktor risiko dan prognosis pada populasi multi-etnis perkotaan.

Para peneliti melihat seberapa sering orang minum minuman ringan - diet maupun biasa - dan jumlah kejadian gangguan vaskular (pembuluh arteri dan vena) yang terjadi selama periode 10-tahun.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang sehari-harinya minum minuman ringan khusus diet 43 persen lebih mungkin mengalami kejadian vaskular, dibandingkan mereka yang tidak minum.

Kesimpulan tersebut diambil setelah memperhitungkan kondisi yang sudah ada vaskular seperti sindrom metabolik, diabetes dan tekanan darah tinggi.

Gardener menyimpulkan: "Hasil penelitian kami menunjukkan hubungan potensial antara konsumsi minuman ringan diet harian dan hasil vaskular. Namun, bagaimana mekanisme minuman ringan diet dapat memengaruhi kejadian vaskular belum jelas seperti apa. "

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon