Wagub Sumut Diperiksa untuk Uji Kebenaran Materiil

Rabu, 5 Agustus 2015 | 15:36 WIB
YS
JS
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: JAS
Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi
Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi (Istimewa)

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) periksa Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi beserta dua orang stafnya diperiksa terkait dugaan kasus penyaluran dana batuan sosial (Bansos) di Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumut, Rabu (5/8). Tengku Erry Nuradi pun menyambangi gedung bundar Kejaksaan Agung untuk penuhi panggilan pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Widyo Pramono, menjelaskan, pemeriksaan Wagub Sumut dilakukan untuk menggali keterangan dan kebenaran materiil terkait kasus dana Bansos di Provinsi Sumut.

"Semua dilakukan secara prosedural dan wajar, dan itu (pemeriksaan) untuk menggali kebenaran materiil, data dan alat bukti penyidik," kata Widyo Pramono.

Dalam kasus tersebut, dijelaskan, jaksa penyidik tetap akan menjunjung tinggi asas kehati-hatian. Dengan demikian kejaksaan tidak akan sampai mengeluarkan keputusan yang dapat menimbulkan pro dan kontra, utamanya dengan institusi penegak hukum lain seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony Spontana, menuturkan, penyidikan dari kasus dugaan tindak pidana korupsi Bansos pada tahun anggaran 2011-2013 berfokus untuk menyidik saksi-saksi dari lingkungan Pemprov Sumut. Sementara ini, sudah ada empat pejabat yang diperiksa Kejaksaan Agung.

Dikatakan Tony, penyidikan masih berfokus untuk menentukan kerugian negara. Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumut juga untuk menelusuri modus atau motif dari kasus.

"Apakah dipergunakan tidak sesuai, diberikan pada yang tidak berhak, untuk dipakai sendiri bahkan fiktif. Fiktif itu telak sekali kalau terjadi gratifikasi," ungkapnya..

Para pejabat yang telah diperiksa sebagai saksi adalah Hasban Ritonga selaku sekretaris daerah Sumut, Silaen Hasiholan selaku asisten Biro Pemerintahan Sumut, Nurdin Lubis, mantan sekretaris daerah Sumut dan Baharudin Siagian selaku mantan kepala Biro Keuangan Sumut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon