Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Masih Berlanjut

Selasa, 11 Agustus 2015 | 11:08 WIB
MN
B
Penulis: Mikael Niman | Editor: B1
Ilustrasi daging sapi.
Ilustrasi daging sapi. (Antara/Rizky Andrianto)

Bekasi - Aksi mogok berjualan daging sapi oleh sejumlah pedagang daging di beberapa besar Kota Bekasi, Jawa Barat, masih berlanjut.

Menurut keterangan para pedagang, mereka ikut aksi mogok berjualan lantaran langkanya pasokan daging sapi dan membuat harga beli dari Rumah Potong Hewan (RPH) melambung tinggi.

"Menurut para pedagang, harga beli daging sapi sudah mahal karena sapi sudah langka," kata Enjum, pedagang bumbu masak di Pasar Baru, Bekasi Timur, Selasa (11/8).

Dia menambahkan, banyak pelanggan yang kecewa tidak mendapatkan daging sapi. Mereka terpaksa mengganti dengan daging ayam.

Berdasarkan informasi yang beredar, para pedagang daging di Pasar Baru akan menggelar kembali dagangannya pada Rabu (12/8) atau Kamis (13/8) mendatang.

Sementara itu, Midun (32), karyawan RPH yang berlokasi di Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, menjelaskan sejak Sabtu (8/8) malam, aktivitas di RPH ini telah berhenti.

Dia menambahkan, kegiatan pemotongan hewan akan kembali efektif pada Rabu (13/8) malam. Selanjutnya Kamis (14/8) subuh, daging sapi sudah distribusikan ke pasar-pasar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) RPH Teluk Pucung Arief Iskandar mengatakan, langkanya pasokan sapi impor membuat harga belinya semakin melonjak.

"Sebetulnya sapinya ada yang lokal namun para pemasok sapi lokal menjualnya saat Idul Adha sebagai hewan kurban. Kalau dijual ke pasar bayarnya lama, sedikit untungnya, kadang utang. Kalau dia jual saat kurban, pedagang bisa untung besar dan dibeli secara tunai," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon