Lagi, Anggota Go-Jek Dianiaya di Bekasi
Rabu, 26 Agustus 2015 | 10:25 WIB
Bekasi - Sudah dua karyawan Go-Jek yang beroperasi di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mendapat perlakuan yang kurang baik. Kali ini terjadi pada Asep Supriatna (23), warga Teluk Buyung, Kecamatan Bekasi Utara dianiaya.
Ia menderita luka di pelipis mata kiri, lantaran dikeroyok oleh beberapa pengendara ojek konvensional di pangkalan Kota Bekasi. Bahkan, motor Asep, Honda Beat dengan pelat nomor B 3465 KVS, ikut menjadi sasaran pelaku dan robek di bagian jok.
Berdasarkan keterangan korban di Mapolresta Bekasi Kota, Selasa (25/8) malam, peristiwa berawal saat dirinya hendak menjemput penumpang, di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur, atau tepatnya di SMA Negeri 1 Kota Bekasi, pukul 15.30 WIB.
Saat korban masih menunggu penumpang, tiba-tiba datang para pelaku, para tukang ojek dari panggakalan setempat.
Awalnya, para pelaku menanyakan maksud kedatangan Asep di tempat tersebut.
Lalu, Asep mengatakan menunggu penumpang di depan sekolah. Sempat terjadi cekcok mulut antara para pelaku dengan korban, sehingga suasana semakin panas.
Para pelaku yang tak terima kehadiran Go-Jek di wilayah mereka langsung menarik helm yang dikenakan korban, hingga terjatuh ke aspal.
Bahkan, motor Asep pun sempat jadi bulan-bulanan mereka. Jok belakang motor korban sempat dirobek pelaku dengan senjata tajam.
"Semula yang datang hanya tiga orang. Mereka tiba-tiba memaki-memaki saya, lalu jok saya disobek dengan cutter," kata Asep.
Setelah kejadian ini, korban batal mengambil penumpang dan memilih untuk meninggalkan mereka.
"Saya batalkan ambil penumpang. Saya langsung pergi dan kembali datangi lagi. Maksudnya, mau negur mereka, menanyakan mengapa melakukan ini. Saya mau ajak mereka untuk gabung Go-Jek," imbuhnya.
Setibanya Asep di pangkalan, lagi-lagi Asep menjadi bulan-bulanan mereka.
Ia mengaku dikeroyok oleh delapan tukang ojek, hingga menyebabkan kepala luka. Korban memilih angkat kaki dan menceritakan semua kejadian ini kepada teman-teman sesama Go-Jek.
Atas hal tersebut, puluhan anggota Go-Jek, yang tersebar di Bekasi Raya langsung menemui korban di Mapolresta Bekasi Kota. Mereka menggelar aksi solidaritas dan meminta perlindungan keamanan kepada polisi setempat.
Para komunitas Go-Jek di Bekasi Raya tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Sebelumnya, anggota Go-Jek yang beroperasi di Kota Bekasi dirampok di sekitar kantor wali kota Bekasi, beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal ini, Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Daniel Tifaona, mengungkapkan, sudah mendapatkan laporan adanya penganiayaan terhadap anggota Go-Jek.
Pihaknya langsung bergerak cepat dan mengamankan dua pelaku. ''Dua pelaku sudah diamankan dan kini masih dalam pemeriksaan penyidik," ujar Daniel, Bekasi, Rabu (26/8).
Sementara itu, Kanit Krimsus Polresta Bekasi Kota, Iptu Hari Gasgari, mengatakan, kasusnya masih dalam penyelidikan dan masih memburu pelakunya.
"Informasinya, pelaku ada tiga orang dan kami masih dalam proses lidik, karena korban pun masih kita mintai keterangan," imbuhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




