Jokowi Minta Sesama Tukang Ojek Rukun

Selasa, 1 September 2015 | 14:04 WIB
ES
B
Penulis: Ezra Sihite | Editor: B1
Sejumlah tukang ojek dan supir angkutan umum mendapat undangan makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 1 September 2015
Sejumlah tukang ojek dan supir angkutan umum mendapat undangan makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 1 September 2015 (BeritaSatu.com/Ezra Natalyn)

Jakarta - Setelah makan siang bersama tukang ojek pangkalan, sopir dan kondektur Kopaja, Metromini, Kopami dan Metromini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar para tukang ojek, baik ojek pangkalan maupun Go-Jek tak anti-kompetisi.

Presiden mengingatkan bahwa mereka sama-sama mencari nafkah.

"Ya ojek itu bersaing berkompetisi. Jangan berantem loh saya titip loh," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9).

Sebelumnya, presiden mendengarkan masukan dari tukang ojek pangkalan perihal berkurangnya penghasilan, bukan hanya karena ada ojek online namun juga karena adanya pembatasan sepeda motor untuk wilayah Medan Merdeka dan Thamrin.

"Bukan hanya ojek, kurir juga banyak yang ngeluh apalagi ada saingan lagi Go-Jek," kata tukang ojek pangkalan, Sanuri soal pembatasan sepeda motor.

Jokowi meminta agar para pengemudi ojek bisa memahami pentingnya persaingan dan agar hal itu tidak sampai menjadikan konflik.

"Sama-sama untuk anak istri. Go-Jek untuk anak istri masa ndak boleh kerja?"

Dalam kesempatan itu presiden juga mendengarkan masukan dari sopir taksi Express, Kopaja, Kopami, dan pengemudi Go-Jek.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon