Haornas 2015, Momentum Mengingatkan Pentingnya Budaya Olahraga

Rabu, 9 September 2015 | 13:06 WIB
IC
WP
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: WBP
Menpora Imam Nahrawi saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari
Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Kemenpora, 9 September 2015.
Menpora Imam Nahrawi saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Kemenpora, 9 September 2015. (Beritasatu.com/Iman Rahman Cahyadi)

Jakarta-Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan budaya olahraga terhadap masyarakat di Indonesia. Budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan secara berkesinambungan. Oleh karena itu, Kempora memiliki peran pro aktif dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

"Saya ucapkan selamat Hari olahraga Nasional ke-32, setiap peringatan Haornas adalah momentum sejarah bagi olahraga Indonesia. Hari ini adalah momentum untuk mengingatkan budaya olahraga bagi masyarakat. Budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan secara berkesinambungan mulai dari masyarakat kecil hingga yang paling besar. Mulai
RT, RW, dusun hingga kelurahan dan pusat harus selalu mengedepankan edukasi betapa pentingnya olahrahga. Olahraga dapat menjadi model bagi masyarakat untuk disiplin dan sportif. Olahraga wahana bagi revolusi mental sesuai nawa cita presiden Jokowi," kata Menpora saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Kempora, Rabu (9/9) pagi.

Upacara peringatan Haornas diikuti oleh seluruh pejabat Eselon I,II,III, IV dan staf di Kempora. "Bagi kelompok usia anak, remaja dan pemuda, olahraga memiliki arti penting untuk pembentukan karakter agar menjadi lebih tangguh. Haornas tahun ini yang mengambil tema "Gelorakan Budaya Olahraga Indonesia Hebat" diharapkan bisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup. "Bibit olahragawan harus dibina untuk menjadi berprestasi di tingkat regional dan profesional agar bisa mengharumkaan nama bangsa," tambah Menpora.

Pada kesempatan ini, Menpora juga mengajak kepada seluruh pemerintahan daerah untuk membangkitkan olahraga, setiap daerah harus memiliki cabor unggulan. Olahraga di Indonesia harus memiliki tata kelola yang baik.

Selama beberapa tahun ke depan, Indonesia memiliki ajang besar di dunia olahraga yakni TAFISA 2016, Asian Games dan Asian Paragames 2018. "Mari kita bersama-sama bekerja cerdas untuk menyukseskan acara ini. Dengan menjadi tuan rumah even olahraga dunia, akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat indonesia," tegas Menpora.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon