Waspada Pemicu Depresi pada Anak

Sabtu, 12 September 2015 | 09:03 WIB
MN
B
Penulis: Mutia Nugraheni | Editor: B1
Anak dalam kondisi stres
Anak dalam kondisi stres

Bukan hanya orang dewasa yang memiliki sederet permasalahan dan mengalami depresi. Stres dan depresi juga bisa menyerang anak. Kondisi ini tentu saja sangat menyedihkan, karena anak seharusnya berada dalam situasi psikologis yang baik agar perkembangannya maksimal.

Depresi pada anak bisa dipicu faktor internal yaitu kondisi gen atau memang terdapat pada DNA pembawa sifat depresi. Namun ada juga faktor eksternal, seperti kebiasaan sehari-hari, kondisi lingkungan hingga makanan yang dikonsumsi. Berikut empat pemicu depresi pada anak karena faktor eksternal yang harus diwaspadai para orangtua.

1. Kurang bermain
Bermain merupakan hak anak dan jangan pernah melarangnya. Saat bermain ini sebenarnya merangsakan otak anak untuk "bernapas" dan membantunya mengeluarkan pikiran negatif an memancing perasaan bahagia. Kurang bermain akan membuat anak jadi mudah stres dan depresi. Pastikan anak Anda cukup bermain, jangan melarangnya. Anda hanya perlu megawasinya.

2. Gula
Perhatikan makanan yang dikonsumsi anak Anda. Jangan sampai mengandung gula tinggi karena bisa mempengaruhi kondisi perasaannya. Menurut penelitian yang dilakukan Malcolm Peet, seorang dokter anak asal Inggris, konsumsi gula tinggi dapat memicu peradangan parah pada tubuh, menurunkan sistem kekebalan dan memancing ketidakstabilan emosi.

3. Antibiotik
Penting untuk bijaksana dalam mengonsumsi antibiotik. Jangan pernah memberikan antiobiotik pada anak tanpa resep dokter. Jika dokter memberikannya antibiotik pun, sebagai orangtua Anda harus menanyakan alasannya. Pasalnya, penelitian di McMaster University mengungkap kalau antibiotik merusak bakteri baik yang ada pada tubuh manusia. Bakteri ini sebenarnya juga berpengaruh pada kondisi emosi.

4. Gadget
Handphone, tablet, televisi atau pemakaian gadget apapun pada anak memang harus selalu diawasi. Games penuh kekerasan, atau video yang tak pantas bisa mempengaruhi kondisi emosi mereka dan bisa memancing masalah emosi. Pastikan anak tidak berlama-lama bermain gadget, dan jika mereka menggunakannya pastikan dalam pengawasan Anda.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon