Akibat Asap, Penerbangan ke Muara Teweh Terhenti 2 Minggu
Jumat, 18 September 2015 | 10:47 WIB
Muara Teweh - Penerbangan pesawat dari dan ke Bandara Beringin, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), terhenti sejak dua pekan lalu akibat kabut asap.
"Penerbangan batal sejak Jumat (4/9) dan hingga saat ini masih terhenti, akibat kabut asap," kata seorang petugas Bandara Beringin Muara Teweh, Akhmad Sidik, di Muara Teweh, Jumat (18/9).
Menurut dia, meski saat ini kabut asap di Muara Teweh berkurang dan jarak pandang mencapai 500 meter (m), namun penerbangan belum ada.
Rencananya, hari ini, Jumat (18/9) ada penerbangan rute Muara Teweh - Palangka Raya, namun karena kabut asap masih tebal di ibukota Provinsi Kalteng, maka penerbangan ditiadakan.
"Kondisi kabut asap yang melanda daerah ini tidak bisa diprediksi. Meski hari ini cuaca terang, namun besok bisa saja kabut kembali menyelimuti Barito Utara," katanya.
Sidik mengatakan, kabut asap kiriman ini tergantung arah mata angin.
"Kita harapkan, besok kabut asap masih seperti saat ini, sehingga penerbangan kembali normal," ujarnya.
Terhentinya penerbangan selama dua pekan itu terjadi pada Maskapai Susi Air rute Muara Teweh - Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, yang merupakan penerbangan bersubisidi dari pemerintah pusat (APBN) sepekan tiga kali (Rabu, Jumat, dan Minggu), dengan harga tiket dewasa Rp 273.300 dan bayi (infant) Rp 32.730.
Selain itu, maskapai milik Menteri Kelautan dan Perikanan (menteri KKP), Susi Pudjiastuti ini juga membatalkan rute Muara Teweh - Balikpapan dan Muara Teweh - Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang menggunakan pesawat jenis Cessna.
"Penerbangan ke Banjarmasin dan Balikpapan merupakan penerbangan non subsidi, dengan harga tiket di atas Rp 1 juta, juga dibatalkan," kata Sidik.
Sidik mengatakan, penerbangan lainnya yang juga terhenti yaitu pesawat carteran perusahaan tambang batu bara dan perusahaan gas yang melayani penumpang setiap Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




