Komisi II DPR Segera Bentuk Panja Asap

Selasa, 6 Oktober 2015 | 11:31 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Asap tebal yang kembali menyelimuti Kota Jambi tiga hari terakhir membuat kegiatan transportasi air di Pelabuhan Tanggo Rajo, Sungai Batanghari, Kota Jambi lumpuh. Para pemilik kapal banyak yang menghentikan kegiatan pelayaran karena jarak pandang di sungai hanya 200 - 300 meter. Terlihat pelabuhan sungai Tanggo Rajo, Kota Jambi sepi dari kegiatan kapal, 26 September 2015.
Asap tebal yang kembali menyelimuti Kota Jambi tiga hari terakhir membuat kegiatan transportasi air di Pelabuhan Tanggo Rajo, Sungai Batanghari, Kota Jambi lumpuh. Para pemilik kapal banyak yang menghentikan kegiatan pelayaran karena jarak pandang di sungai hanya 200 - 300 meter. Terlihat pelabuhan sungai Tanggo Rajo, Kota Jambi sepi dari kegiatan kapal, 26 September 2015. (Suara Pembaruan/ Radesman Saragih)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menegaskan, pihaknya akan membentuk tim panitia kerja (panja) asap. Panja asap itu dinilai penting, mengingat adanya rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/kepala BPN) untuk mengambil alih dan mencabut izin tanah-tanah bekas kebakaran.

"BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) langsung di bawah presiden. Oleh sebab itu, perlu ditanyakan kepada setneg (sekretaris negara), seskab (sekretaris kabinet) dan staf kepresidenan, mengapa sampai hari ini belum dinyatakan sebagai bencana nasional," ujar Lukman, di kompleks parlemen Jakarta, Selasa (6/10).

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu, panja asap ini bertujuan untuk menanyakan soal penataan ruang, karena umumnya yang terbakar adalah lahan gambut yang diperuntukan untuk perkebunan. Gubernur dan bupati dinilainya lambat menangani masalah kebakaran hutan dan lahan.

"Tidak terlihat koordinasi menteri dalam negeri dengan para pemerintah daerah," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon