Kemarau, Peternak di Bombana Kesulitan Cari Pakan Ternak
Jumat, 16 Oktober 2015 | 09:08 WIB
Kendari - Dampak dari kemarau panjang juga berimbas pada kalangan peternak sapi di Sulawesi Tenggara. Mereka kesulitan untuk mendapatkan rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.
Muhlis (35) salah seorang peternak sapi di Bombana, Jumat, mengaku kesulitan memperoleh pakan ternak khususnya rerumputan liar maupun rumput gajah yang ditanam. Rumput tersebut sulit tumbuh akibat kondisi kekeringan yang melanda daerah setempat.
"Kalau biasanya kami mendapat pakan rumput liar di pinggiran hutan, kini sudah tidak ada lagi karena semua lahan di pinggiran hutan kering akibat kekeringan," ujarnya.
Untuk mengatasi permasalahan itu, lanjut Muhlis, pihaknya beralih untuk memberi tambahan pakan dari dedak yang dikumpul di sejumlah pabrik penggilingan padi. Hal senada diungkap Suparjo (45), petani peternak sapi di Konda Kabupaten Konawe Selatan. Ia mengatakan dampak kekeringan yang melanda tanah air yang sudah memasuki 3-4 bulan terakhir itu sangat dirasakan para petani dan peternak di daerah ini.
Selama ini, lahan sawah dan kebun yang biasanya dijadikan tujuan mencari rerumputan juga mengalami kekeringan, sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan belasan ekor ternak yang setiap hari membutuhkan makanan.
"Terus terang, dengan sulitnya memperoleh pakan rumput, kondisi sapi sendiri beratnya mengalami penurunan sehingga peternak mengalami kerugian karena harga jualnya pun sedikit menurun," ujarnya.
Ia mengatakan, harapan kepada pemerintah untuk memberi bantuan makanan, ternak sentrat dan sejenisnya dalam upaya mempertahankan berat badan serta kegemukan ternak yang dipelihara selama ini. Diakuinya bahwa dalam kondisi, sulitnya memperoleh pakan, juga ikut mempengaruhi harga sapi dalam per ekornya.
"Kalau biasanya sapi yang di jual dengan kisaran Rp10 jutaan ke atas, kini turun hingga Rp9,5 juta per ekor," kata Suparjo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




