Banjir Lahar Dingin Sinabung Landa Kabupaten Karo
Jumat, 6 November 2015 | 22:15 WIB
Medan - Masyarakat korban bencana erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), mengungkapkan, banjir lahar dingin akibat intensitas hujan, sudah merusak lahan pertanian dan pemukiman penduduk di Desa Sukatendel, Kecamatan Payung.
"Masyarakat kembali ke desa karena belakangan ini Gunung Sinabung berhenti mengeluarkan vulkanik," ujar seorang warga Kecamatan Payung, Josua Sembiring, saat dihubungi SP dari Medan, Jumat (6/11) malam.
Sembiring mengatakan, masyarakat kembali ke desanya masing-masing karena tidak kerasan hidup di tengah pengungsian. Apalagi, masyarakat kembali pulang untuk kembali mengurus lahan pertanian di ladang miliknya.
"Sampai saat ini, kami belum mendapatkan kabar adanya korban jiwa akibat banjir lahar dingin dari Gunung Sinabung tersebut. Namun, masyarakat tetap mengantisipasi diri jika Sinabung erupsi lagi," sebutnya.
Ketua Tanggap Darurat Desa, Robert Tarigan, menyampaikan, banjir lahar dingin di tengah pemukiman penduduk membuat masyarakat di sana melakukan siaga.
"Jika ancaman bencana lebih besar terjadi maka langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Persiapan untuk menghadapi bencana sendiri sudah dilakukan," sebutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




