Pantau Ormas, Polisi Terjunkan Intelijen
Jumat, 17 Februari 2012 | 17:14 WIB
"Intelijen akan melakukan pengamatan terhadap pergerakan-pergerakan yang dilakukan ormas."
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berjanji menindak tegas organisasi masyarakat (ormas) yang kerap melanggar hukum. "Polda Metro Jaya tidak segan-segan menindak ormas yang melanggar undang-undang atau melakukan tindak pidana. Kami akan proses semuanya. Tidak ada istilah pilih kasih atau segan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Sejauh ini, tegas Rikwanto, polisi sudah membuktikan ketegasan terhadap ormas 'nakal', pada beberapa kasus yang sudah terjadi.
"Kami sudah buktikan dalam beberapa kasus yang sudah terjadi di Jakarta. Ada sejumlah kasus (11 kasus) dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini dan sedang dalam proses," tambahnya.
Guna meningkatkan pengasawam terhadap ormas, ungkap Rikwanto, pihaknya juga akan menerjunkan intelijen pada setiap aksi ormas.
"Intelijen akan melakukan pengamatan terhadap pergerakan-pergerakan yang dilakukan ormas," paparnya.
"Intelijen juga akan memantau sebelum ormas melakukan aksi atau menyampaikan aspirasinya. Ini dilakukan, agar polisi bisa mengantisipasi apabila diprediksi aksi atau kegiatan itu dimungkinkan menyebabkan pengerusakan atau kerusuhan," terangnya.
Lebih lanjut Rikwanto menuturkan, evaluasi kinerja juga terus dilakukan secara periodik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
"Kami harap eveluasi yang dilakukan juga melahirkan cara menindak yang lebih baik dan mempertajam mengungkap kasus yang ada, agar menciptakan Jakarta lebih aman lagi," tandasnya.
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berjanji menindak tegas organisasi masyarakat (ormas) yang kerap melanggar hukum. "Polda Metro Jaya tidak segan-segan menindak ormas yang melanggar undang-undang atau melakukan tindak pidana. Kami akan proses semuanya. Tidak ada istilah pilih kasih atau segan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Sejauh ini, tegas Rikwanto, polisi sudah membuktikan ketegasan terhadap ormas 'nakal', pada beberapa kasus yang sudah terjadi.
"Kami sudah buktikan dalam beberapa kasus yang sudah terjadi di Jakarta. Ada sejumlah kasus (11 kasus) dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini dan sedang dalam proses," tambahnya.
Guna meningkatkan pengasawam terhadap ormas, ungkap Rikwanto, pihaknya juga akan menerjunkan intelijen pada setiap aksi ormas.
"Intelijen akan melakukan pengamatan terhadap pergerakan-pergerakan yang dilakukan ormas," paparnya.
"Intelijen juga akan memantau sebelum ormas melakukan aksi atau menyampaikan aspirasinya. Ini dilakukan, agar polisi bisa mengantisipasi apabila diprediksi aksi atau kegiatan itu dimungkinkan menyebabkan pengerusakan atau kerusuhan," terangnya.
Lebih lanjut Rikwanto menuturkan, evaluasi kinerja juga terus dilakukan secara periodik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
"Kami harap eveluasi yang dilakukan juga melahirkan cara menindak yang lebih baik dan mempertajam mengungkap kasus yang ada, agar menciptakan Jakarta lebih aman lagi," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




