Hari Ini, Jokowi Tinjau Proyek Kereta Api di Barru

Rabu, 25 November 2015 | 09:13 WIB
MS
JM
Penulis: M Kiblat Said | Editor: JEM
Ilustrasi Kereta Api
Ilustrasi Kereta Api (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Makasar - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (25/11). Jokowi antara lain akan meninjau proyek pembangunan rel Kereta Api Trans Sulawesi di Kabupaten Barru dan membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), di Hotel Grand Clarion, Makassar.

Rencana Jokowi untuk meninjau proyek Kereta Api Trans Sulawesi tersebut beberapa kali gagal. Sebelumnya dijadwalkan 13 November, namun batal.

Pemasangan awal bantalan rel di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, sebelumnya sudah dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Hermanto Dwiatmoko, bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Syahrul yang juga APPSI mengatakan, Rabu ini, Presiden akan ke daerah yang berjarak sekitar 120 kilometer dari Makassar itu.

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Presiden dan rombongan menuju ke Kabupaten Pangkep dan makan siang di salah satu rumah makan, selanjutnya menuju lokasi proyek di Barru.

Rencana pembangungan jalur kereta api di Sulawesi dimulai dari Kabupaten Barru, arah utara Makassar. Pembebasan tanah dan pengerjaan rel telah berjalan menggunakan dana APBD dan APBN.

Pembangunan jalur kereta api tersebut akan menghubungkan antarkota di Pulau Sulawesi dan merupakan kebutuhan prioritas serta menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan transportasi dan kepadatan lalu lintas serta membuka jalur perekenomian masyarakat.

Syahrul menambahkan, batalnya kedatangan Presiden yang direncanakan sebelumnya memberi makna bahwa Presiden ingin melihat keseriusan pemerintah kabupaten, provinsi dan rakyat Sulsel untuk menghadirkan proyek jangka panjang itu.

Menurut Syahrul, Jokowi sangat optimistis jaringan induk kereta api di Sulawesi yang direncanakan sepanjang lebih 1.200 km akan terealisasi secara bertahap, melintasi semua kota di Sulawesi.

Saat ini pekerjaan tahap awal telah berjalan untuk jalur Makassar-Parepare sepanjang 150 km. Nantinya akan menyusul pembangunan tahap II dari Manado-Bitung sepanjang 80 km.

Pada awalnya rel dibangun jalur tunggal, namun berubah menjadi jalur ganda karena lahan yang disiapkan mencukupi.

Jalur ini direncanakan mempunyai 23 stasiun pemberhentian yaitu, Stasiun Tallo (Makassar), Parangloe, Mandai, Maros, Pute, Lempangan, Pangkajene, Bungoro, La’bakkang, Ma’rang, Segeri, Mandalle, Tanete Rilau, Barru, Garongkong, Pelabuhan Garongkong, Takkalasi, Soppengriaja, Palanro, Malusettasi, Kupa, Lumpue, Soreang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon