Kampung Pulo Kembali Terendam, Warga Tak Mengungsi
Rabu, 25 November 2015 | 11:00 WIB
Jakarta - Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor, Jawa Barat pada Selasa (24/11) kemarin menyebabkan Bendung Katulampa berstatus siaga III. Akibatnya, air Kali Ciliwung meluap dan kembali menggenangi rumah warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.
Warga RW 03 Kampung Pulo, Awi (50), mengatakan air mulai masuk ke dalam rumah sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. "Ya sudah diberitahu kemarin, kita bertahan saja di sini. Paling pada mengungsi ke lantai dua rumah," ujar Awi, Rabu (25/11).
Ia tak lagi kaget melihat genangan air masuk ke rumahnya. Bahkan, menurutnya, air yang meluap dari Kali Ciliwung ini terbilang rendah bila dibandingkan kondisi banjir pekan lalu saat Bendung Katulampa berstatus siaga I. "Sudah biasa seperti ini," tuturnya.
Hingga siang ini air belum surut dan melewati batas dinding tanggul proyek normalisasi Kali Ciliwung. Berdasarkan pantauan, sejumlah alat berat dan dua truk besar pengangkut sheet pile turut terendam hingga batas roda.
Komandan Peleton Sektor IV Kecamatan Jatinegara Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur Edi Waluyo menjelaskan ketinggian air di Bendung Katulampa sejak pukul 08.00 WIB telah turun dari 70 sentimeter menjadi 40 sentimeter.
"Air di Bendung Katulampa sudah turun pukul 08.00 WIB tadi. Ini sudah aman, mudah-mudahan air yang di Kampung Pulo juga segera surut," katanya.
Pihaknya saat ini masih bersiaga dengan membuat posko tenda bencana di Jembatan Tongtek yang berbatasan langsung dengan Kampung Pulo. Ia memastikan hingga saat ini belum ada warga Kampung Pulo yang mengungsi.
Sementara itu, Camat Jatinegara, Budi Setiawan juga memastikan tidak ada warga yang mengungsi akibat air yang meluap ini. Ia menyebutkan ada dua RW, yakni RW 02 dan 03 yang terkena imbas dari luapan air Kali Ciliwung.
"Ketinggian air yang masuk rumah warga sekitar 10-20 sentimeter. Warga masih bertahan di rumah karena banjir tidak terlalu parah," ucapnya.
Kendati demikian, ia telah menyiagakan sejumlah titik pengungsian di antaranya di Kantor Suku Dinas Kesehatan dan RS Hermina.
Akibat banjir ini, Jalan Jatinegara Barat dari arah Terminal Kampung Melayu mengalami kemacetan cukup parah. Hal ini disebabkan warga Kampung Pulo memarkir sepeda motornya di sepanjang jalan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




