Wartawan Metro TV Jadi Korban Curanmor di Cakung
Rabu, 9 Desember 2015 | 10:41 WIB
Jakarta - Seorang wartawan kontributor Metro TV, Rendy (30), menjadi korban pencurian sepeda motor di Jalan Raya Cakung Cilincing (Cacing) tepatnya di bawah jembatan penyeberangan sisi kiri Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (8/12) kemarin. Kejadian bermula ketika Rendy sedang berteduh bersama temannya, Ridwan, di sebuah rumah warga yang ada di bawah jembatan sekitar pukul 18.00 WIB karena hujan.
Tiba-tiba pelaku yang belum diketahui identitasnya, mendekati korban dan mengajak ngobrol. Saat itu posisi sepeda motor korban berada di dekatnya tanpa dikunci stang. Pelaku dan korban mendadak terlibat cek cok karena pelaku meminta uang secara paksa.
"Saya takut diapa-apain, akhirnya dikasih Rp 5.000 sama Ridwan. Dia (pelaku) juga kayaknya lagi mabuk karena tercium bau alkohol," ujar Rendy saat dikonfirmasi, Rabu (9/12).
Setelah diberi uang, pelaku bukannya pergi namun kembali meminta uang pada korban. Bahkan pelaku seolah-olah akan mengeluarkan senjata tajam dari balik badannya. Pada saat yang bersamaan, seorang laki-laki tak dikenal menghampiri pelaku dan merangkulnya. Keduanya pun kemudian menjauh dari posisi korban.
"Orang yang melerai itu pergi. Pelaku terus teriak 'ngapain jauh-jauh enggak bakal diapa-apain' gitu," tuturnya menirukan ucapan pelaku.
Tanpa curiga, Rendy pun menghampiri pelaku. Namun lagi-lagi pelaku yang berlogat Madura itu meminta uang padanya. Lantaran tidak diberi, pelaku langsung merampas kunci sepeda motor Mio Soul GT dengan nopol B 3724 SSQ yang dibawa Rendy dan membawanya kabur.
Kondisi hujan yang cukup deras saat itu, kata dia, membuat tak ada satu pun warga menolong. Ia mengaku hanya sempat bertanya pada warga sekitar soal laki-laki yang melerai dan langsung pergi itu. "Katanya namanya Adul, orang Madura," imbuhnya.
Ia pun melaporkan peristiwa ini ke Polsek Cakung. Pelaku diketahui berusia sekitar 25 tahun, berperawakan kurus tinggi sekitar 160 centimeter, berkulit hitam, bentuk wajah lonjong, rambut lurus belah tengah agak panjang seleher, mengenakan sarung kotak-kotak warna kuning, dan berlogat Madura.
"Semalam bersama anggota Polsek Cakung langsung melakukan olah TKP," katanya. Akibat peristiwa ini kerugian ditaksir mencapai Rp 16 juta.
Sementara itu Kapolsek Cakung Kompol Armunanto Hutahaean mengaku, pihaknya hingga saat ini masih memburu pelaku. "Kita sudah minta keterangan pada beberapa saksi. Semoga segera tertangkap," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




