Mendagri Optimistis Dalang Rusuh di Kaltara Bakal Tertangkap
Minggu, 20 Desember 2015 | 07:28 WIB
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyesalkan adanya aksi anarkis massa di Kalimantan Utara (Kaltara). Aksi anarkis itu terkait penolakan rekapitulasi pilkada gubernur Kaltara.
"Masyarakat Kaltara saya yakin tidak melakukan provokasi, tapi aktor-aktor intelektual elitenya," kata Tjahjo, Sabtu (19/8).
Dia meminta aparat keamanan untuk tetap melakukan deteksi dini. "Polri saya yakin mampu tangkap mereka (aktor intelektual kerusuhan) yang jelas merusak serta mencederai demokrasi," ujarnya.
"Kalau tidak puas dan ada bukti-bukti silakan ajukan gugatan sesuai mekanisme yang ada, tidak justru bertindak makar atau anarkis."
Seperti diketahui, pada Sabtu (19/12), massa pendukung pasangan nomor urut 1, Jusuf SK-Marthin Billa yang diusung partai Hanura, Nasdem, PKPI, dan PKB meminta KPUD Kaltara menunda pleno penetapan pemenang. Dalam aksinya, massa rusuh dan melempar botol berisi bensin ke gedung perkantoran di komplek Gubernur Kaltara.
Pilkada Kaltara diikuti dua calon. Calon selain Jusuf-Marthin ialah pasangan nomor urut 2, Irianto Lambrie-Udin Hianggio (Irau) yang diusung PKS, PDI-P, PAN, dan PBB, Partai Demokrat, Golkar, dan Gerindra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




