Gyproc Bidik Pertumbuhan 20%
Selasa, 22 Desember 2015 | 21:22 WIB
Jakarta – Produsen bahan bangunan, PT Saint Gobain Construction Products Indonesia mengaku tren pertumbuhan properti di Indonesia membuat pihaknya optimistis. Pada 2016, produsen papan gypsum Gyproc itu optimistis mampu bertumbuh 20% dibandingkan 2015.
"Tahun 2016, kami menargetkan peningkatan volume penjualan hingga 20%. Bila tahun 2015 mampu menjual sekitar 15 juta meter persegi (m2), tahun depan diharapkan menyentuh 18 juta m2," ujar Hantarman Budiono, managing director PT Saint Gobain Construction Products Indonesia, kepada Investor Daily, di Jakarta, baru-baru ini.
Menurut dia, tren permintaan properti masih ada seiring dengan selisih pasokan dan permintaan (backlog) rumah yang masih tinggi. Pemerintah saat ini menyebu backlog tersebut mencapai sekitar 13,5 juta unit. "Kami hadir di industri properti juga untuk membantu pencapaian target pemerintah untuk mengurangi backlog," katanya.
Hantarman menegaskan, pada 2016 optimisme pertumbuhan ekonomi nasional juga mendorong optimisme para pengusaha. Pembangunan infrastruktur yang digulirkan pemerintah akan berdampak pada kegairahan sektor swasta.
Untuk menopang ekspansi pasar di Indonesia, perusahaan asal Perancis itu membenamkan investasi sekitar US$ 85 juta. Dana tersebut untuk membangun pabrik di Cikande (Banten), Cibitung (Jawa Barat), dan Surabaya (Jawa Timur).
Dia menjelaskan, pertumbuhan sektor properti mendongkrak penjualan Gyproc. Bahan gypsum itu dapat dimanfaatkan untuk hunian vertikal maupun hunian tapak. "Sudah ada beberapa pengembang properti yang menjajaki kami untuk memasok bahan bangunan bagi proyek apartemennya," ujarnya.
Sekalipun demikian, lanjut dia, mayoritas pasar di Tanah Air mesti butuh edukasi mengenai bahan bangunan yang satu ini. Produk itu memiliki beberapa keunggulan untuk plafon dan solusi dinding, yakni papan gypsum penyerap panas (ThermaLine) dan tahan api (FireLine). Selain itu, solusi area basah (AquaLine), tahan benturan (Gypwall Robust), dan solusi udara yang lebih bersih (Activ’Air).
Produk bahan bangunan properti seperti itu amat cocok untuk proyek hunian, termasuk untuk apartemen. Dia mengatakan, dengan menggunakan bahan bangunan itu bisa menghemat pemakaian energi hingga 20%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




