Ketua Komisi I: Terkesan Kuat Sasaran Aksi Adalah Polri
Kamis, 14 Januari 2016 | 14:24 WIB
Jakarta - Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, menilai teror di kawasan Sarinah, Jakarta, hari ini, lebih tampak sebagai serangan terhadap institusi Kepolisian bersama aparatnya.
"Sasaran aksi ini nampak lebih kepada aparat polisi meski ada sasaran warga sipil lain," kata Mahfudz, Kamis (14/1).
"Perlu didalami apakah ini aksi pembalasan atas sejumlah penangkapan yang dilakukan Polri terhadap beberapa orang yang diduga terlibat gerakan teroris, ataukah ada alasan lain," lanjutnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengaku ikut menyesalkan terjadinya kasus teror ledakan dan prihatin dengan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Baginya, kejadian itu sangat menyentakkan.
Dilihat dari kejadian yang ada, lanjut Mahfudz, nampak sekali aksi dilakukan oleh sekelompok orang bersenjata yang terlatih. Karenanya, dia mendesak pihak keamanan, baik Polisi maupun Intelijen, harus bekerja cepat dalam mengungkap kasus itu.
"Juga pemerintah harus bertindak cepat dan sigap untuk mengantisipasi berlanjutnya aksi teror ini. TNI bisa dilibatkan untuk perkuat Polri," kata dia.
Mahfudz juga menekankan, kejadian itu menjadi berita buruk di awal 2016 yang menjadi isyarat bahwa Pemerintah harus memfokuskan energinya dalam menjamin keamanan masyarakat. Pemerintah juga harus melaksanakan program pembangunan dan mengantisipasi dampak dinamika politik dan keamanan di berbagai kawasan yang sudah bergejolak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




