Tudingan JK Lakukan Kampanye Hitam Dibantah Poempida

Rabu, 2 Maret 2016 | 17:40 WIB
MS
YD
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: YUD
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, beberapa waktu lalu, harapannya agar Ketua Umum Golkar ke depan harus bebas dari masalah hukum. Namun hal itu justru dituding oleh Ridwan Bae, Angggota DPR dari Golkar, sebagai kampanye hitam jelang Munas Golkar. Tudingan Ridwan Bae itu tak bisa diterima begitu saja oleh Politikus Muda Partai Golkar, Poempida Hidayatulloh.

Menurut Poempida, yang juga salah seorang mantan anggota Timses Jokowi-JK di Pilpres lalu itu, justru melihat bahwa Ridwan Bae tak punya kapasitas untuk menuduh Jusuf Kalla tanpa alasan.

"Ridwan Bae itu siapa? Apa kontribusinya buat bangsa dan negara ini? Kok bisa menuduh JK melakukan propaganda hitàm? Ya publik juga tahu lah kelasnya dia," kata Poempida saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (2/3).

Poempida, yang pernah dipecat DPP Golkar karena mendukung Jokowi-JK itu melanjutkan, dirinya sangat bisa memahami kebenaran pernyataan Jusuf Kalla. Sebab pada dasarnya, figur Ketua Umum Golkar itu memang harus solid dan bersih. Sehingga tidak terjadi masalah citra Partai Golkar ke depan. "Semua Partai yang ketumnya bermasalah hukum pasti perolehan pemilunya juga bermasalah," kata Poempida.

Ditegaskan Poempida, bahwa pada intinya, Jusuf Kalla hanya ingin Golkar menjadi Partai yang baik dan berwibawa. JK juga tidak pernah membuat pernyataan itu demi tendensi kepada figur tertentu.

"Ini kok malah Ridwan Bae merasa tersinggung? Kalau tidak ada masalah hukum, harusnya yang bersangkutan (Ridwan) tidak perlu reaktif," tegas Poempida.

Ridwan Bae memang dikenal sebagai loyalis Novanto, yang membela habis-habisan saat sidang Mahkamah Kehormatan Dewan beberapa waktu lalu dalam kasus 'Papa Minta Saham'. Kini dia juga menjadi Timses Novanto sebagai calon ketua umum Partai Golkar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon