Wakil Ketua Komisi IV Tak Ingin Disamakan dengan Sanusi

Kamis, 14 April 2016 | 22:27 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Ilustrasi
Ilustrasi (Beritasatu.com)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron, membantah pihaknya telah bertindak seperti Anggota DPRD DKI, Mohammad Sanusi, ketika meminta proyek reklamasi Teluk Jakarta dihentikan.

Menurutnya, Komisi IV DPR memang meminta agar semua proyek reklamasi dihentikan dulu, khususnya Reklamasi Teluk Jakarta. Hal itu, kata dia, untuk memberikan waktu bagi pihaknya untuk melakukan penelitian lewat Panitia Kerja (Panja) DPR.

Bagi Herman, posisi Mohammad Sanusi dengan pihaknya tak bisa disamakan. Artinya, kata dia, Komisi IV meminta penghentian bukan karena ingin mendapat suapan seperti Sanusi.

"Jangan menuduh-nuduh," tegas Herman Khaeron, Kamis (14/4).

Menurut Politikus Partai Demokrat itu, sejak 2014, pihaknya sudah meminta agar proyek reklamasi dihentikan, tepatnya sejak 12 Desember 2014. "Sekarang terjadi masalah begini. Ya, kami ingin membedah peraturan dulu," imbuhnya.

Herman menjelaskan, urusan reklamasi bukanlah urusan mengeruk tanah saja dan menimbunnya untuk menjadi satu pulau. Tapi itu semua memerlukan studi atas dampak yang bisa terjadi. Baik itu masalah legal, teknis, hingga aspek sosial ekonomi.

"Masyarakat pasar ikan digusur, oke lah dikasih rusun. Tapi pendapatannya darimana? Kalau digusur, pasti mereka kehilangan mata pencaharian. Jangan yang besar dipaksakan tumbuh, tapi yang kecil didorong keluar," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon