Warga Pasar Ikan Penghuni Tenda Darurat, Akan Direlokasi ke Rusun Muara Baru
Kamis, 12 Mei 2016 | 20:04 WIB
Jakarta - Untuk menangani warga relokasi Kampung Akuarium atau Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara yang kembali lagi ke kawasan Pasar Ikan dan tinggal di tenda-tenda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengelar rapat koordinasi (rakor) penanganan dan penataan kawasan Pasar Ikan di Balai Kota, hari ini.
Seusai memimpin rakor tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, pihaknya menggelar rakor untuk menangani persoalan warga relokasi Pasar Ikan yang tinggal di tenda-tenda.
"Kami mau fokus relokasi mereka kembali. Kan mereka tidak mau pindah ke rusunawa Rawa Bebek. Katanya kejauhan. Jadi nantinya kita akan relokasi ke Rusunawa Muara Baru," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (12/5).
Namun, warga relokasi yang berhak pindah ke Rusunawa Muara Baru adalah warga yang berprofesi sebagai nelayan. Berdasarkan data yang diterimanya, sejauh ini ada sebanyak 22 kepala keluarga relokasi Pasar Ikan yang berprofesi sebagai nelayan.
"Jadi kami sediakan rusun di Muara Baru. Sebagian yang kami fokuskan yang berprofesi sebagai nelayan. informasi Pak Wali ada 22 KK yang jadi nelayan," ujarnya.
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku telah menjalin dialog dengan warga relokasi yang kembali lagi ke Pasar Ikan Rabu (11/5) malam. Dari dialog tersebut, warga sudah setuju dipindahkan ke Muara Baru.
"Nggak apa-apa, ini sebagai tindak lanjut. Tadi malam kami sudah dialog. Sebetulnya mereka yang sekarang tinggal ditenda itu, nggak mau ke Rawa Bebek, karena jauh dan kecil. Mereka minta ditempatkan di Muara Baru," ungkapnya.
Sebelumnya juga diberitakan, warga dari kawasan penertiban Kampung Akuarium-Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara menempati tenda darurat di atas puing kampung.
Dari pantauan di lokasi pada 9 Mei 2016 lalu, ada sekitar 6 tenda yang didirikan untuk menampung warga yang setelah penggusuran tinggal di aula mesjid Luar Batang dan di perahu. Ada 2 toilet darurat yang dibangun secara mandiri oleh warga, tidak jauh dari lokasi tenda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




