Polri: Kelenak Telenggen Ikut Bunuh 10 Karyawan dan 3 Polisi

Rabu, 1 Juni 2016 | 18:01 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: B1
Petugas membawa kerabat korban yang pingsan usai melihat jenazah korban penembakan Sinak yang tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, Papua, 16 Maret 2016. Sebanyak empat karyawan PT Modern yang mengerjakan jalan tembus Sinak-Mulia di Kabupaten Puncak Selasa (15/3) tewas ditembak kelompok bersenjata, sementara dua orang lainnya masih belum diketahui nasibnya.
Petugas membawa kerabat korban yang pingsan usai melihat jenazah korban penembakan Sinak yang tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, Papua, 16 Maret 2016. Sebanyak empat karyawan PT Modern yang mengerjakan jalan tembus Sinak-Mulia di Kabupaten Puncak Selasa (15/3) tewas ditembak kelompok bersenjata, sementara dua orang lainnya masih belum diketahui nasibnya. (Antara/Indrayadi TH)

Jakarta - Mabes Polri merilis daftar kejahatan Kelenak Telenggen, 40, seorang terduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dilumpuhkan tim gabungan Polda Papua dan Polres Jaya Wijaya dengan dengan timah panas Selasa (31/5) kemarin.

"Pelaku ditangkap pukul 09.00 WIT kemarin di Wamena. Saudara Kelenak Telenggen ditangkap sebagai tersangka berbagai tindak pidana yang ada," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Rabu (1/6).

Daftar kejahatan pelaku, menurut Boy, yaitu pada 15 Maret kemarin melakukan penembakan yang menewaskan 10 orang karyawan PT Modern di Distrik Sinak, Puncak.

Lalu pada 27 Desember 2015 menyerang Polsek Sinak, Puncak, Papua yang menyebabkan tiga orang anggota Polsek tewas dan tiga senjata hilang.

"Pada 3 Desember 2014 pelaku terlibat penembakan anggota Brimob yang sedang mengawal pengiriman peralatan gereja," lanjutnya.

Menurut Boy, pelaku ditangkap saat sedang berada di rumah kosnya. Namun ketika akan ditangkap pelaku berusaha melarikan diri hingga kemudian ditembak di bagian kaki.

Saat ini pelaku sedang dirawat di RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon