Komjen Tito Jadi Calon Kapolri, Internal Polri Loyal

Rabu, 15 Juni 2016 | 18:37 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Tito Karnavian
Tito Karnavian (Antara)

Jakarta - Presiden Joko Widodo telah menunjuk Komjen Tito Karnavian sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti yang akan pensiun.

Penunjukan Tito yang merupakan lulusan Akpol 1987 itu otomatis melangkahi beberapa seniornya yang merupakan lulusan Akpol 1983, 1984, 1985, dan 1986.

"Pada prinsipnya Polri menghormati apapun keputusan presiden untuk menentukan calon kapolri. Jadi tentu apabila sudah ditentukan Pak Tito jadi calon Kapolri ya kita menghormati keputusan presiden," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri Rabu (15/6).

Menurut Boy, penunjukan Tito menggantikan Badrodin yang lulusan Akpol 1982 itu, juga tidak akan membawa masalah di internal Polri. Para jenderal yang "disalip" Tito juga diyakini tidak akan beriak.

"Insha Allah tidak ada masalah, internal patuh dan loyal apa yang diputuskan presiden. Jadi keraguan (akan ada riak di Polri) tidak akan terjadi. Pasti roda organisasi akan berjalan normal setelah ada pergantian," imbuh Boy.

Tak hanya dari sisi internal, dengan eksternal sekalipun, termasuk TNI--di mana hingga saat ini di TNI tidak ada angkatan 1987 yang jadi Letjen, apalagi jenderal--diyakini Boy juga tidak ada masalah.

"Selama ini Polri menjalin hubungan baik dengan TNI. Termasuk bapak panglima TNI, kepala staf, dan jajaran ke bawah. Kami berkeyakinan ini akan tetap terus terpelihara. TNI-Polri merupakan garda depan negara RI," sambungnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon