Bom Rakitan Tuban Jenis Booby Trap

Selasa, 20 Maret 2012 | 15:45 WIB
FS
B
Penulis: Farouk Arnaz/ Didit Sidarta | Editor: B1
Kadiv Humas Polri Saud Usman Nasution
Kadiv Humas Polri Saud Usman Nasution (Antara)
"Masih dilacak dan diperiksa Gegana dan Labfor. Kita belum bisa tentukan siapa tersangkanya."

Bom rakitan yang meledak dan melukai Abdul Ghofur dan istrinya di Tuban, Jawa Timur, bukanlah bom biasa.

Bom yang meledak Senin, (19/3) kemarin itu dilengkapi dengan picu berupa tali yang diikatkan di gagang pintu dan meledak begitu pintu dibuka.

"Tidak dilempar (tapi) menggunakan tali atau booby trap. Ada talinya dan masih dalam pengembangan. Masih dilacak dan diperiksa Gegana dan Labfor. Kita belum bisa tentukan siapa tersangkanya," kata Kepala  Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, hari ini.

Peristiwa ini terjadi, kata Saud, pada saat korban bangun tidur dan hendak membuka pintu belakang rumah.

Saat itulah terjadi ledakan yang melukai pedagang kelontong itu.

Polisi telah menyita baterai dan serpihan bom yang terkategori low eksplosif.

Kasus ini ditangani Polres Tuban dan Polda Jatim.

Saud juga belum bisa mengomentari apakah motif pengeboman ini adalah soal asmara.

"Semuanya masih diselidiki dan pelakunya belum tertangkap," kata Saud.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon