Menhan: Abu Sayyaf Akan Dihabisi
Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:57 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengemukakan pemerintah Filipina terus mengempur kelompok Abu Sayyaf yang beroperasi di Filipina Selatan. Kelompok ini akan dihabiskan oleh tentara Filipina.
"Saat ini Presiden Filipina sedang memberikan jeda waktu kepada Abu Sayyaf untuk segera menyerah. Kalau mereka menyerah sandera tidak akan kenapa-kenapa. Tetapi kalau tidak menyerah akan dihabiskan," kata Ryamizard usai mengikuti rapat koordinasi (Rakor) bela negara di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (25/8).
Sebagaimana diketahui kelompok Abu Sayyaf sudah beberapa kali menyandera Warga Negara Indonesia (WNI) untuk meminta tebusan uang. Saat ini masih ada delapan WNI yang disandera setelah dua orang berhasil meloloskan diri dua pekan lalu.
Ryamizard mengemukakan posisi kelompok Abu Sayyaf saat ini sudah terdesak. Kekuatan mereka sudah berkurang dan terpecah-pecah.
"Sudah ada 120 orang lebih yang meninggal. Jika sebelumnya rakyat Filipinan tidak membantu, kini mereka bersama-sama pemerintah menumpas Abu Sayyaf," ujar Ryamizard.
Menurutnya, 11.000 pasukan Filipina masih siap siaga. Mereka akan kembali mengepung jika Abu Sayyaf tidak menyerah.
"Markasnya di Basilan sudah bersih. Kalau tidak menyerah ya 11.000 pasukan Filipina akan operasi besar-besaran," jelasnya.
Dia menegaskan Indonesia hanya dalam posisi siaga dengan pengepungan oleh pasukan Filipinan tersebut. Manakala kelompok itu masuk wilayah Indonesia maka akan menjadi tanggung jawab bangsa ini dan siap menyerangnya.
"Kita siap-siap aja. Kita juga tidak bisa ngapa-ngapain di sana karena sudah ada 11.000 pasukan. Itu jumlah yang sangat besar," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




