DPR Minta Protes BBM Ditangani Persuasif

Kamis, 22 Maret 2012 | 14:39 WIB
EN
B
Penulis: Ezra Sihite/ Ratna Nuraini | Editor: B1
Priyo Budi Santoso
Priyo Budi Santoso (Ist)
Tidak perlu mengeluarkan alat pertahanan inti, seperti TNI.

DPR menilai TNI tidak perlu dilibatkan menangani sejumlah demonstrasi yang menolak kenaikan harga BBM. Dia menilai, penaikan seharusnya dilakukan dengan persuasif.
 
"Protes kenaikan harga BBM persuasif saja. Lazimnya Polri yang terdepan tak perlu mengeluarkan alat pertahanan inti seperti TNI. Jangan sampai, TNI kita terdepan, lalu mereka ada di jalan-jalan protokol," kata  Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Parlemen, hari ini.
 
Pasalnya, demonstrasi yang dilakukan menyusul isu kenaikan harga ini  dinilai masih terukur, meskipun kemarin turun hingga ribuan orang. "Saya tidak menyarankan itu (TNI turun). (Sebaiknya) hanya back up di luar garis," ujarnya.
 
Untuk antisipasi kerusuhan, Priyo mengatakan memang TNI perlu membantu Kepolisian. Namun sebaiknya, tidak perlu diterjunkan secara langsung ke lapangan.

Hal tersebut disampaikan Priyo menyusul adanya aparat TNI yang turun saat  demonstrasi protes kenaikan harga BBM berlangsung di berbagai daerah dan  di Istana, kemarin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon