Kapolda Metro Jaya Minta Maaf atas Ucapan yang Dinilai Rendahkan Perempuan
Jumat, 28 Oktober 2016 | 18:33 WIB
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai merendahkan kaum perempuan. Dirinya menegaskan, ucapannya tidak pernah bermaksud menyinggung gender.
Sebelumnya, Iriawan menyampaikan kepada anak buahnya untuk bersikap tegas menangani aksi kejahatan khususnya selama Pilkada Jakarta 2017. Ia memerintahkan tembak di tempat (sesuai protap), jika ada pelaku kejahatan atau provokator yang memperkeruh situasi ibu kota Jakarta. Kalau tidak berani, ia meminta anggota mengukur pinggang dan ganti celana dengan rok.
Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad, mengkritik peryataan Iriawan itu. Ia menilai, kata rok telah membawa gender dan sama saja menganggap perempuan lemah termasuk Polwan.
"Saya minta maaf kalau ada yang tersinggung atas pernyataan kemarin. Tetapi, saya tidak bermaksud begitu," ujar Iriawan, di Jakarta, Jumat (28/10).
Ia menegaskan, dirinya tidak pernah bermaksud menyinggung gender perempuan termasuk Polwan. "Maksud saya tidak ke sana, karena di polisi pun ada Polwan yang maju. Demo itu pun tim negosiator Polwan, dia tidak bawa senjata, tidak bawa tameng. Saya tidak bermaksud menyinggung gender. Justru saya angkat. Lihat saja yang berhadapan dengan pengunjuk rasa itu Polwan, baru setelah tertekan ada pasukan di belakangnya, ada pasukan khusus," ungkapnya.
Iriawan menambahkan, pernyataannya itu ditujukan untuk para Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, agar bisa membedakan mana yang melayani, melindungi dan bertindak tegas.
"Di Jakarta itu, Kapolres pilihan. Jadi harus bisa memilah mana melayani, melindungi dan bertindak tegas. Tapi ada batasannya. Jadi Kapolres kalau demo jangan di dekat wanita, di tempat lemah lembut. Harus di depan. Itu maksud saya, tidak ada maksud untuk merendahkan wanita," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




