Menhan: Tindak Tegas yang Ingin Makar

Selasa, 22 November 2016 | 15:26 WIB
RW
YD
Penulis: Robertus Wardi | Editor: YUD
Ryamizard Ryacudu dan Gatot Nurmantyo.
Ryamizard Ryacudu dan Gatot Nurmantyo. (Antara)

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Polri untuk menindak tegas siapa saja yang ingin melakukan makar atau menggulingkan pemerintahan yang sah. TNI juga bisa membantu untuk mencegah kelompok-kelompok yang ingin melakukan makar.

"Tidak ada sejarah kita makar-makar itu. Negara kita taat hukum. Kalau terjadi, tindak tegas," kata Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Jakarta, Selasa (22/11).

Ia mengaku kementerian yang dipimpinnya siap menghadapi upaya makar tersebut. Jajaran Kemhan diminta untuk mencari tahu informasi soal makar tersebut.

Sampai hari ini, dia mengaku belum mendapat laporan resmi terkait rencana makar tersebut. Dia belum bisa berkomentar banyak sebelum ada informasi valid. Hal itu supaya tidak menimbulkan fitnah.

"Intelijen saya tidak dengar itu. Jangan sampai kata orang, enggak bagus, entar fitnah lagi kan," ujarnya.

Di tempat terpisah, Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto menyatakan informasi makar itu sudah ramai di sosial media (Sosmed). Pemerintah lewat Kapolri Tito Karnawian ingin mengingatkan kepada masyarakat terkait hal itu agar berhati-hati.

"Kapolri enggak ngomong sebenarnya di media sosial sudah begitu gencar," kata Wiranto.

Dia mengapresiasi langkah kepolisian yang mengeluarkan Maklumat 2 Desember untuk merespons potensi makar. Pengeluaran maklumat adalah hak kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga jika demonstrasi 2 Desember benar-benar terjadi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon