Ditanya Penyebab Hercules Jatuh, Wiranto dan Ryamizard Enggan Berspekulasi
Senin, 19 Desember 2016 | 17:50 WIB
Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto menyerahkan ke tim investigasi untuk mengetahui apa penyebab jatuhnya pesawat angkut TNI Angkatan Udara Hercules C-130 A-1334 di Wamena, Papua, Minggu (18/12) pagi. Ia tidak mau berspekulasi atas kejadian tersebut.
"Tunggu saja evaluasinya. Tim sudah ke sana untuk investigasi," kata Wiranto di Jakarta, Senin (19/12).
Ia menjelaskan biarkan hasil tim yang menjelaskan apa penyebab kecelaaan tersebut. Apakah karena kelalaian manusia, masalah mesin atau pengaruh cuaca buruk.
"Nanti laporan resmi dari tim investigasi, apakah human error, cuaca buruk, atau mesin bermasalah," tuturnya.
Pernyataan yang sama disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Sama seperti Wiranto, Ryamizard tidak mau berspekulasi soal penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
"Kita selidiki dulu baru bicara. Jangan bicara dulu," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada Minggu (18/12) sekitar pukul 06.09 WIT. Pesawat C-130HS Hercules TNI AU dengan nomor registrasi A-1334 yang diterbangkan pilot Mayor Pnb Marlon A Kawer itu dalam penerbangan dari Timika ke Wamena.
Pesawat ditemukan di Gunung Lisuwa, Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sebanyak 13 orang meninggal dunia yang terdiri dari 12 kru pesawat dan 1 penumpang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




