Warga Bekasi Resah dengan Isu Penculikan Anak
Kamis, 22 Desember 2016 | 14:10 WIB
Bekasi - Insiden percobaan penculikan kembali terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Kali ini, percobaan penculikan anak terjadi di Kelurahan Mustikasari, Kota Bekasi. Korban percobaan penculikan tersebut diketahui siswa SMPN 36 Kota Bekasi, Fahmi Yanwar.
Menurut Fahmi, kejadian bermula saat ia mengendarai sepeda motor bersama temannya untuk membeli token listrik, Rabu (21/12) kemarin.
"Saat melintas di Jalan Raya Mustikasari, tiba-tiba motor saya dipepet dua sepeda motor," ujar Fahmi, Kamis (22/12).
Dua pria yang tak di kenal meminta Fahmi dan temannya berhenti. Selanjutnya, salah satu pria tersebut turun menghampiri Fahmi dan menuduh telah melempar kaca mobil miliknya hingga pecah.
"Setelah dituduh, saya dipaksa naik sepeda motor bersama pria itu," ujarnya.
Fahmi dipaksa naik motor bersama pria tak dikenal dan meninggalkan temannya di pinggir jalan.
Merasa dirinya terancam, kemudian Fahmi menangis dan berteriak sehingga membuat kedua pria tak dikenal itu panik.
Fahmi di turunkan di tengah jalan. Warga yang melintas di lokasi melihat Fahmi yang sedang menangis di pingir jalan dan menolongnya.
Kemudian Fahmi, diantar warga pulang ke rumahnya, di RT 02/RW 01 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Orangtua Fahmi, Suwarso, mengaku merasa lega anaknya pulang dengan selamat.
"Anak saya pulang dengan selamat, tapi saya berharap pihak berwajib dapat mengusut tuntas kejadian ini agar jangan terjadi di tempat lain," ujarnya.
Tetangga yang mengetahui kejadian tersebut berdatangan ke rumah Fahmi. Mereka menjadi khawatir anak-anak mereka jadi korban penculikan saat di luar rumah.
"Kabar tentang percobaan penculikan ini membuat resah masyarakat," ujarnya.
Di wilayah Jatimurni, Kecamatan Pondokmelati juga terjadi percobaan penculik terhadap bocah SDN bernama Irfan (8). Saat pulang sekolah, ia diminta naik ke mobil oleh yang tak dikenal. Beruntung, Irfan menolak permintaan orang misterius tersebut, pekan lalu.
"Setelah kejadian ini, saya jadi was-was. Biasa anak saya tidak dianter ke sekolah, tapi sekarang saya anter ke sekolah dan dijemput," ujar orangtua Irfan, Sutriani (43).
Insiden ini menambah panjang daftar kasus penculikan di Kota Bekasi. Terakhir, kasus penculikan Rara (3,5) yang dibongkar Resmob Polda Metro Jaya diketahui sebagai kasus rekayasa yang dilakukan kakak Rara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




