VIDEO: DPR Minta Pelaku Penganiayaan Siswa STIP Dihukum Berat

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:44 WIB
HS
BW
Penulis: Hotman Siregar | Editor: BW
Kampus STIP
Kampus STIP (SP/Carlos Roy Fajarta)

Jakarta- Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro prihatin dan mengecam keras atas meninggalnya salah satu taruna tingkat pertama Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Jakarta Utara. Harus ada efek jera agar kasus serupa tak terulang lagi di kemudian hari.

"Agar kasus seperti ini tak terulang lagi maka harus ada tindakan tegas. Pelaku penganiayaan harus dihukum berat," ujar Nizar Zahro di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1).

Nizar mengatakan, anggaran sekolah-sekolah kedinasan di lingkungan Kemhub selama ini cukup besar. Untuk 2017, di dalam DIPA APBN 2017 BPSDM Kemhub sebesar Rp 4,348 triliun.

Negara, kata politisi Gerindra itu, sudah sangat peduli terhadap sekolah dalam ikatan kedinasan untuk membiayai semua murid dalam lingkungan kedinasan Kemhub. Ini agar menghasilkan sumber daya manusia yang andal dan berguna bagi bangsa dan negara.

"Malah ada kejadian yang berkali-kali terjadi yaitu pendidikan yang salah sehingga menimbulkan korban jiwa meninggal. Ini harus di akhiri dan di audit mata pelajarannya secara menyeluruh sehingga tidak menimbulkan korban meninggal lagi," tandasnya.

Untuk itu, kata dia, kasus ini harus di tindaklanjuti dan menjadi wewenang kepolisian dan agar menjadi efek jera.

Diketahui, seorang siswa STIP bernama Amirulloh Adtyas Putra meninggal dunia diduga akibat dianiaya oleh seniornya.

Saksikan Videonya di sini:









Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon