Remaja Kota Bogor Tolak Perayaan Velentine Day
Senin, 13 Februari 2017 | 16:15 WIB
Bogor - Puluhan mahasiswa El Rahma Kota Bogor, menggelar aksi imbauan tolak hari kasih sayang (Valentine Day) di Tugu Kujang, Kota Bogor, Senin (13/2). Dalam orasinya, mereka mengimbau agar umat muslim tidak merayakan Valentine Day karena identik dengan maksiat.
Pengunjuk rasa yang sebagian besar remaja, melakukan orasi sambil membawa poster dan spanduk penolakan. Meskipun diguyur hujan, aksi imbauan tersebut terus berjalan didampingi kawalan anggota polisi dari Polresta Bogor Kota.
Kordinator aksi, Wendi, mengatakan, kegiatan yang mereka gelar dalam rangka edukasi kepada pelajar tentang Valentine Day.
"Sasaran kami adalah para remaja. Kami menginginkan remaja muslim tidak perlu melakukan perayaan karena hal tersebut lebih identik maksiat ketimbang nilai positif," kata Wendi.
Ia menilai, kebanyakan generasi muda saat ini hanya ikut-ikutan merayakan. Padahal, kata Wendy, mereka tidak mengetahui apa maksud dari perayaan tersebut
"Valentine Day itu tidak lepas dari ritual penyembahan dewa-dewa Romawi. Padahal, dalam Islam tidak boleh meniru ritual atau aktifitas agama lain," tuturnya.
Wendi juga menegaskan, pembinaan dan pencerahan untuk generasi muda Islam harus ditingkatkan. Sehingga, lanjut dia, mereka tidak ikut-ikutan.
"Jangan sampai dengan ikut-ikutan, generasi muda akan terancam akidahnya," tutup Wendi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




