Andhika Monoarfa Siap Pimpin Perbasasi
Selasa, 28 Maret 2017 | 07:29 WIB
Jakarta - Musyawarah Nasional Pengurus Besar Persatuan Softball dan Bisbol Indonesia (PB Perbasasi) akan dilangsungkan di Palembang Sumatera Selatan pada Mei mendatang. Berakhirnya masa kepengurusan periode 2013-2017, menjadikan Munas kali ini bakal dimanfaatkan untuk memilih sosok ketua umum yang akan memimpin Perbasasi hingga periode 2021 mendatang. Munas dijadwalkan berlangsung tanggal 5-6 Mei.
Karena itulah sejumlah nama calon ketua umum mulai muncul ke permukaan. Setelah sebelumnya nama Ratna Yulita didengungkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Sumatera Selatan, kini nama Andhika Y. Monoarfa justru muncul dan digadang-gadang sebagai calon terkuat untuk bisa menduduki posisi Ketua Umum.
Dukungan yang diberikan kepada Andhika Y. Monoarfa juga bisa dibilang sangat luar biasa. Sedikitnya ada 10 pengprov yang kini telah memberikan dukungan dan mendeklarasikan Andhi Y. Monoarfa sebagai calon katua umum Perbasasi periode 2017-2021.
Sejumlah pengprov yang sebelumnya memberi dukungan kepada calon lain, bahkan memilih untuk merubah haluan dan mendukung Andhika Y. Monoarfa. Maklum saja, pengalaman Andhika Y. Monoarfa sebagai atlet softball, membuat ia dianggap bakal lebih mengerti bagaimana menghantarkan atlet yang berada di bawah naungan Perbasasi untuk mendapatkan prestasi.
"Kami bukan hanya mencari sosok ketua yang bisa memimpin organisasi ini untuk empat tahun ke depan, tapi yang utama adalah sosok yang bisa membuat olahraga softball dan bisbol ini bisa terus berprestasi di level internasional'' ujar Ketua Pengprov Sulawesi Tenggara, Fahri Yamsu, di Jakarta, Senin (27/3).
Bagi Andhika Y. Monoarsa, softball dan bisbol bukan lagi hanya sekedar hobi, namun olahraga yang populer di Indonesia sejak tahun enam puluhan ini telah dianggap sebagai bagian dari jalan hidupnya. Buktinya, Andhika tak pernah sekali pun merasa lelah untuk bisa membawa olahraga ini memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia.
Beberapa perwakilan pengprov Perbasasi memang terlihat hadir dalam deklarasi pencalonan. Sebut saja wakil dari Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung hingga Yogyakarta.
"Visi misi yang kami tawarkan adalah semangat kebersamaan dengan daerah. Kami akan menghilangkan dikotomi barat dan timur. Fokus kami adalah prestasi. Visi dan misi kami adalah saduran dari aspirasi daerah," kata Andhika.
Dan hasilnya pun sangat nyata, saat dipercaya memimpin Timnas Sofball di ajang ASEAN Championship 2016 silam, Andhika sukses membawa Tim Putra Indonesia meraih gelar juara. Padahal, kala itu Indonesia harus berhadapan dengan negara-negara kuat softball Asia seperti Malaysia, Thailand, Singanpura, dan Filipina.
Namun kecintaan Andhika kepada softball dan bisbol sudah tertanam jauh sebelumnya. Di saat usianya masih belasan tahun, Andhika sudah aktif secara langsung sebagai atlet. Itulah kenapa sejumlah Pengprov sangat percaya kalau Andhika Y. Monoarfa akan kembali membawa softball dan bisbol Indonesia ke masa jaya.
"Kita tentu berharap Indonesia bisa kembali mengulang kesuksesan di tahun 97 silam saat berhasil memenangkan medali emas SEA Games pertama kita di ajang softball. Untuk itu kita membutuhkan sosok yang benar-benar cinta pada olahraga ini. Karena memang hanya ada satu target Perbasasi, yaitu prestasi," tutup Fahri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




