Moon Jae-in Resmi Capres Korsel dari Partai Oposisi
Selasa, 4 April 2017 | 11:37 WIB
Seoul - Partai oposisi terkemuka Korea Selatan, Partai Demokratik, resmi memilih Moon Jae-in sebagai calon presiden (capres) yang diperkirakan akan memenangkan pemilu pada 9 Mei mendatang. Moon, bekas pemimpin partai tersebut, meraih 60 persen suara dalam pemilihan final kandidat partai hari Senin (3/4).
Kandidat lainnya yaitu Mayor Lee Jae-myung dan Gubernur Selatan Chungcheong, Ahn Hee-jung, masing-masing berhasil meraih 22 persen dan 17 persen suara. Moon meraih 57 persen suara dari 1,4 juta suara yang merupakan keseluruhan proses penjaringan capres Partai Demokratik.
Dalam pidato kemenangannya, Moon berjanji nantinya sebagai presiden akan mengurangi korupsi dan ketidakadilan yang membuat frustasi warga Korsel. Dia juga menyerukan pemisahan dari kebijakan-kebijakan presiden yang dimakzulkan, Park Geun-hye. Seiring meningkatnya ketidakpuasan selama sembilan tahun terakhir di bawah dua presiden konservatif Korsel, Moon menjanjikan perubahan arah untuk negara itu.
Moon adalah pengacara hak asasi manusia dan aktivis liberal sejak masa mudanya. Saat berada di kampus, dia pernah ditangkap karena menentang diktator Park Chung-hee, yaitu ayah dari Park Geun-hye. Dia juga memperjuangkan hak-hak pekerja sebagai pengacara HAM setelah lulus dari perguruan tinggi, dan sering bertengkar dengan rezim militer Chun Doo-hwan sekitar tahun 1980.
Moon dekat dengan mantan presiden liberal, Roh Moo-hyun, dan mereka pernah bergabung dalam praktik hukum di kampung halaman Moon, Busan. Moon menjadi asisten tertinggi Roh selama masa kepresidenannya pada 2003-2008 lalu kembali melakukan praktik hukum setelah Roh turun dari jabatannya. Tapi dia diyakinkan untuk kembali ke arena politik pada 2012, mengikuti keinginan para pendukung Roh setelah mantan presiden tersebut tewas bunuh diri pada 2009.
Berdasarkan rekam jejaknya, Moon akan menjalankan platform progresif. Dia menyerukan perubahan diantara para jaksa, konglomerat yang dijalankan keluarga, media, dan bidang-bidang lainnya. Dia juga berjanji untuk fokus kepada grup Samsung dan tiga konglomerat lainnya sebagai upaya untuk memutuskan hubungan yang nyaman antara politisi dan bisnis-bisnis besar, serta memperkenalkan struktur pemerintahan yang lebih demokratis dan transparan.
Moon juga mengecam kebijakan garis keras Park atas Korea Utara yang bergantung kepada sanksi-sanksi ekonomi dan tekanan militer. Dia menganjurkan pendekatan lebih damai, termasuk dialog atas perkembangan nuklir Pyongyang. Dia juga menawarkan untuk pergi ke mana saja dan berbicara dengan setiap orang untuk menyelesaikan persoalan nuklir Bahkan, Moon bersedia bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un, sebelum perjalanannya ke Amerika Serikat (AS).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




