VIDEO: Polri: Densus 88 Tidak Pernah Menangkap Nadir Umar

Senin, 10 April 2017 | 15:17 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Irjen Boy Rafli Amar.
Irjen Boy Rafli Amar. (Antara)

Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli mengatakan polisi tidak pernah melakukan penangkapan terhadap M Nadir Umar, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PKS. Nadir Umar telah dipulangkan ke keluarganya setelah menjalani karantina.

"Jadi yang bersangkutan, sekali lagi bahwa Densus tidak benar melakukan penangkapan. Kemudian, pemeriksaan kita juga bekerja sama dengan kementerian sosial," kata Boy dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/4).

Menurut Boy, hari ini (Senin) Muhammad Nadir Umar telah dikembalikan ke keluarganya setelah menjalani karantina selama dua hari di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Bambu Apus, Jakarta Timur.

Boy memastikan, Nadir Umar dan rekannya aktivis dari LSM Forum Dakwah Nusantara, Budi Mastur, tidak terbukti dalam tindak pidana terorisme. "Informasi hari ini, mereka selesai pemeriksan. Dan hari ini dijadwalkan dipulangkan kepada pihak keluarga," Ujar Boy.

Mengenai deportasi yang dilakukan otoritas Turki, kata Boy, lantaran kedua orang tersebut menyalahgunakan visa di Lebanon. Boy menjelaskan, di Lebanon harus menggunakan visa by application, sedangkan kedua pelaku menganggap masuk Lebanon bisa mengajukan visa on arrival.

"Oleh karenanya, saat masuk ke Lebanon ditolak, dan di Turki dilakukan deportasi," kata Boy.

Saksikan videonya di sini: 





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon