TMP Tuntaskan Gerilya Sosial di Basis Pendukung Anies-Sandi
Minggu, 16 April 2017 | 12:27 WIB
Jakarta - Jelang pencoblosan putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 19 April mendatang, Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait memuncaki rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan bersama Relawan Merah Putih (RMP) di berbagai wilayah di Jakarta. Puncak acara penutupan dilaksanakan di Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dalam dua minggu terakhir, TMP dan RMP telah melaksanakan secara rutin tiga jenis kegiatan bakti sosial di 35 kelurahan. Khususnya di daerah dimana raihan suara pasangan Basuki-Djarot kalah atau di bawah 40 persen pada putaran pertama Pilgub. "Dimana di putaran pertama Basuki-Djarot kalah dari pasangan Anies-Sandi pada putaran pertama, di situlah TMP dan RMP gerilya," kata Maruarar, Minggu (16/4).
Di Jakarta Timur misalnya, mereka melakukan bakti sosial di Cililitan, Kampung Tengah, Cawang, Pulogebang, Cakung Timur, Cipinang Cempedak, Rawa Bunga, Gedong, Kalisari, Cilangkap, Setu, Pondok Rangon dan Susukan.
Di Jakarta Pusat dilakukan di Cempaka Putih Barat, Galur, Johar Baru, Kwitang. Sementara di Jakarta Selatan dilakukan di Ciganjur, Jagakarsa, Srengseng Sawah, Grogol Selatan.
Di Jakarta Barat dilakukan di Kebun Jeruk, Meruya Selatan, Semanan. Adapun di Jakarta Utara dilakukan di Koja, Tugu Selatan, Tugu Utara, Marunda, Sukapura dan Cempaka Putih Barat.
Kegiatan di setiap titik dan kelurahan rata-rata dihadiri ratusan orang. Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini. Hal itu terbukti dari jumlah peserta yang hadir dalam pengobatan tersebut.
"Sebenarnya panitia hanya menargetkan 100 peserta tiap titik. Tapi peserta rata-rata 150 orang sehingga lebih dari 5.000 orang warga DKI yang mengikuti kegiatan pengobatan gratis," jelas Plt. Ketua DPD TMP DKI Jakarta, Dadang Danubrata.
Untuk pembiayaan kegiatan itu, Kiki Sidabutar dari RMP mengatakan, berasal dari gotong royong pengurus dan kader. Di setiap bakti sosial, tidak hanya mengadakan pemeriksaan pasien, tapi juga memberikan obat sesuai penyakitnya. "Jadi warga tidak harus pergi ke apotek lagi untuk menebus obat yang diperlukan," kata Kiki Sidabutar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




