Gunung Sinabung Kembali Erupsi
Senin, 31 Juli 2017 | 21:03 WIB
Karo- Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), kembali erupsi, Senin (31/7). Aktivitas gunung ini kembali meningkat setelah beberapa hari sebelumnya, abu vulkaniknya mengguyur Kota Medan, Binjai, Deli Serdang selain Kota Betastagi di Tanah Karo.
"Menyusul peningkatan aktivitas, wisatawan maupun masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Sinabung," ujar Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.
Armen mengatakan, Sinabung melontarkan awan panas sejauh 3 kilometer ke arah Tenggara Timur. Erupsi Sinabung yang pertama menimbulkan gempa selama 286 detik dan kedua 337 detik di sore hari. Aktivitas Sinabung diperkirakan meningkat.
"Kita masih terus melakukan pemantauan aktivitas Gunung Sinabung. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pemerintah maupun aparat untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Kita juga mengharapkan masyarakat agar menjauhi zona berbahaya itu," katanya.
Sebelumnya, abu vulkanik hasil erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, menyelimuti Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deli Serdang selain Berastagi, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (27/7) kemarin.
"Abu vulkanik yang beterbangan membuat gerah. Bahkan, wajah terasa sangat panas dan mata perih terkena abu," ujar seorang warga Medan, Muhammad Sanusi (38).
Sanusi mengatakan, abu vulkanik kiriman dari Gunung Sinabung tersebut, jauh hari sebelumnya juga pernah terjadi. Abu vulkanik itu kemudian berangsur hilang setelah turun hujan.
"Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada hujan maka abu vulkanik Sinabung itu dikhawatirkan masih beterbangan. Ini bisa menimbulkan penyakit," kata warga lainnya, Ridwan (45).
Abu vulkanik terlihat banyak menempel di atap maupun kaca mobil warga yang berkendara di jalan. Selain itu, atap seng rumah penduduk juga terlihat berwarna putih keabuan.
Petugas Pos Pemantau Gunung Sinabung, Ludra mengatakan, sejumlah kota menjadi sasaran abu vulkanik akibat ditiup angin dari Gunung Sinabung menuju Tenggara Timur.
"Tidak ada erupsibyang cukup besar. Namun, angin yang bertiup cukup kencang, sehingga Medan dan daerah lainnya, terkena guyuran abu vulkanik dari Gunung Sinabung," jelasnya.
Ludra menyampaikan, daerah lain juga bisa mendapatkan kiriman abu vulkanik jika arah angin berubah. Abu vulkanik itu akan hilang jika turun hujan. Itu semua tergantung alam.
Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Syahnan menyampaikan, abu vulkanik itu beterbangan di sejumlah kota dan kabupaten di Sumut.
"Ada guguran awan panas, dan tidak serta merta akibat erupsi Gunung Sinabung. Hal yang perlu dilakukan masyarakat adalah menggunakan masker saat berada di luar rumah," imbuhnya.
Menurut petugas Stasiun Meteorologi Kualanamu BMKG Wilayah I Medan, Ellya Manurung, kecepatan angin yang bertiup dari Barat Daya menuju Timur Laut, sekitar 20 - 45 Kilometer/jam.
"Ini cukup kencang sehingga mengakibatkan Kota Binjai, Medan dan Kabupaten Deli Serdang, terkena imbas abu vulkanik yang terhembus dari Sinabung," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH);Kesehatan Awalindo, Aulia Taswin mengharapkan, pemerintah mengantisipasi dampak abu vulkanik itu.
"Dampak dari menghirup abu vulkanik oleh masyarakat itu bisa menimbulkan penyakit sesak nafas, demam, paru - paru, infeksi saluran pernafasan dan penyakit lainnya," ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah melalui dinas kesehatan perlu membagi - bagikan masker kepada warga saat melintas di jalanan. Selain itu, perlu diberikan vitamin kekebalan tubuh terhadap masyarakat.
"Abu vulkanik kiriman dari Gunung Sinabung ini jika tidak diantisipasi justru bisa menimbulkan bencana baru di tengah masyarakat. Kami sudah mendengar kabar bahwa sudah banyak warga terserang penyakit," sebutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




