Jimly Pesimistis Uji Materi Pres-T Dikabulkan MK

Jumat, 11 Agustus 2017 | 10:23 WIB
YP
WP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WBP
Jimly Asshiddiqie.
Jimly Asshiddiqie. (Antara)

Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengaku pesimistis uji materil terkait ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (Pres-T) dikabulkan MK. Pasalnya, MK sudah memutuskan itu dan dinyatakan open legal policy.

"Saya pesimistis, kecil kemungkinan karena pernah diuji dan nyatakan open legal policy atau kebijakan terbuka pembuat Undang-Undang," ujar Jimly saat dihubungi, Jumat (11/8).

Sebagaimana diketahui, Pres-T sebesar 20-25 persen sebagaimana diatur dalam Pasal 222 UU Pemilu sudah digugat ke MK oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) dan Partai Idaman.

Jimly mengatakan, Pres-T 20-25 persen sudah dipraktikan dua pemilu sebelumnya dan tidak menjadi masalah. Bahkan muncul calon presiden lebih dari dua pasangan calon. "Tetapi hakim konstitusi bisa saja memutuskan berbeda dengan putusan sebelumnya, tergantung argumentasi hukum pemohon dan hakim. Hakim mempunyai kebebasan membuat norma, inti sesuai konstitusi dengan melihat perkembangan zaman," jelas dia.

Terkait angka Pres-T 20 persen, Jimly menilai angka tersebut masih konstitusional. Dengan angka tersebut masih memberi ruang bagi banyak orang untuk menjadi capres. "Angka 20 persen itu masih konstitusional, masih membuka ruang bagi kebebasan orang menjadi capres dan bersamaan itu tetap memperkuat konsolidasi demokrasi," jelas dia.

Jimly menjelaskan bahwa semakin kecil angka threshold, semakin banyak calon yang muncul sehingga memberikan alternatif kepada masyarakat. Namun angka threshold yang kecil tersebut menghambat proses konsolidasi demokrasi. "Semakin tinggi angka threshold juga tidak bagus karena menghambat kebebasan orang untuk menjadi capres. Karena itu angka 20 persen sudah tepat dan konstitusional," kata dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon