Libur Idul Adha, Volume Kendaraan Diprediksi Naik 19%
Kamis, 31 Agustus 2017 | 10:33 WIB
Bekasi - PT Jasa Marga memperkirakan volume lalu lintas yang akan keluar dari Jakarta pada libur Idul Adha 1438 H akan meningkat namun peningkatannya tidak signifikan yakni sebesar 19 persen dari lalu lintas normal.
"Kami perkirakan, terjadi peningkatan volume kendaraan pada gerbang tol (GT) Cikarang Utama (entrance) arah ke Cikampek mencapai 93.000 kendaraan atau meningkat sebesar 19 persen dari lalu lintas normal sebesar 77.000 kendaraan ujar AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, Kamis (31/8).
Dia menambahkan, puncak peningkatan volume kendaraan itu terjadi pada hari ini. "Peningkatan volume kendaraan juga diperkirakan terjadi pada beberapa ruas seperti di Jalan Tol Jagorawi, Cipularang, dan Padaleunyi," imbuhnya.
Menurut Heru, pihaknya telah mengidentifikasi titik-titik yang rawan terjadinya kemacetan seperti di Simpang Susun Cikunir, rest area, GT Cikarang Utama untuk ruas Jakarta-Cikampek, GT Bogor dan GT Ciawi untuk ruas Tol Jagorawi, GT Pasteur dan GT Cileunyi untuk Tol Cipularang dan Padaleunyi," tuturnya.
Untuk mengantisipasi atau meminimalisasi potensi kepadatan tersebut, Jasa Marga akan melakukan upaya di antaranya, melakukan pengalihan lalu lintas ke jalur arteri/alternatif berdasarkan informasi yang didapat dari alat ukur kepadatan.
Lalu, melakukan buka/tutup rest area dan parking bay di Tol Jakarta-Cikampek. "Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberlakukan sistem contraflow di Tol Jakarta-Cikampek, yaitu KM 29 hingga KM 41, KM 57+800 hingga KM 62+400 arah Cikampek," bebernya.
Jasa Marga juga menempatkan unit-unit layanan lalu lintas pada lokasi rawan kepadatan seperti mobil derek dan sebagainya.
"Para pengguna tol juga dapat meng-update informasi tentang situasi lalu lintas melalui media informasi dan komunikasi yang dimiliki Jasa Marga seperti VMS, VMS Mobile, Twitter, JMCARe. Kami juga menempatkan petugas piket pada posko pemantauan lalu lintas di JMTIC, GT Cikarang Utama dan Posko Cikunir," imbuhnya.
Terkait dengan peningkatan kapasitas gerbang tol, Jasa Marga akan melakukan penambahan gardu operasi pada GT Cikarang Utama dari yang awalnya 13 gardu masuk menjadi 20 gardu, sementara untuk gardu keluar yang awalnya hanya 21 gardu menjadi 31 gardu keluar dengan memanfaatkan gardu reversible dan portabel.
"Penggunaan uang elektronik di jalan tol dengan pemberian diskon pada seluruh ruas jalan tol Jasa Marga dan kelompok usahanya sebesar 10 persen hingga 3 September 2017," ujarnya.
"Jasa Marga juga melakukan pembatasan kegiatan pembangunan proyek di Tol Jakarta-Cikampek sejak 31 Agustus hingga 3 September 2017," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




