Pembunuhan Pegawai BNN, Polisi Cari Kakak Tersangka Malik

Rabu, 6 September 2017 | 18:32 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan saat memberikan keterangan pers terkait pembunuhan pegawai BNN, Indria Kameswari yang diduga dilakukan suaminya M Akbar atau Abdul Malik (38) di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu, 6 September 2017.
Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan saat memberikan keterangan pers terkait pembunuhan pegawai BNN, Indria Kameswari yang diduga dilakukan suaminya M Akbar atau Abdul Malik (38) di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu, 6 September 2017. (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bogor masih melakukan penyelidikan terkait pembunuhan berencana dengan korban pegawai Pusat Rehabilitasi BNN Lido, Indria Kameswari (38) oleh suami M Akbar atau Abdul Malik (38).

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait tersangka Malik yang bisa melarikan diri dari Bogor menuju Batam, Kepulauan Riau, pascapembunuhan Jumat pekan lalu. Polisi menduga larinya tersangka dibantu seseorang berinisial MT yang merupakan kakak tersangka.

"MT inilah yang terakhir bertemu dengan tersangka setelah kejadian pembunuhan hingga tersangka terbang ke Batam," papar Kasat Reskrim Polres Bogor, Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan dalam keterangannya di Mapolres Bogor, Rabu (6/9).

Kata dia, MT ini juga diduga memesan tiket pesawat atas namanya, namun digunakan tersangka Malik guna melarikan diri ke Batam.

"Kami cari saudara MT ini untuk dimintai keterangan. Saat ini, MT belum diketahui keberadaannya," papar Bimantoro.

Empat hari pascapembunuhan Indria dan dua hari sesudah penangkapan tersangka Malik, polisi sudah memeriksa 13 saksi, termasuk saksi kunci anak korban yang masih balita melihat secara langsung penembakan ayah kepada ibunya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tersangka yakni telepon selular, tas hitam, pakaian korban saat di lokasi kejadian, dan tiga butir peluru yang disita dari petugas Imigrasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada saat tersangka akan melarikan diri ke Batam.

Saat ini polisi masih mencari barang bukti tambahan, seperti senjata api yang digunakan tersangka untuk membunuh dan kendaraan yang digunakan saat melarikan diri dari kediamannya di Cijeruk Bogor menuju Jakarta.

Sebelumnya, Indria Kameswari (38) ditemukan tewas di rumah dalam kontrakannya di Perumahan River Valley, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jumat (1/9). Polisi menduga Indria menjadi korban pembunuhan suaminya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon