Sandiaga Pahami Ketidakhadiran Djarot

Senin, 16 Oktober 2017 | 19:23 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Presiden Joko Widodo (kiri), Wapres Jusuf Kalla (kanan), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah belakang), Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri belakang) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (kanan belakang) mengikuti proses kirab menuju Istana Negara, Jakarta, 16 Oktober 2017.
Presiden Joko Widodo (kiri), Wapres Jusuf Kalla (kanan), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah belakang), Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri belakang) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (kanan belakang) mengikuti proses kirab menuju Istana Negara, Jakarta, 16 Oktober 2017. (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta– Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno memahami ketidakhadiran mantan Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada upacara pelantikan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di Istana Negara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, periode 2017-2022. "Kita maklumi. Mungkin sedang sibuk sekali atau beliau ada kesibukan lain yang tidak bisa ditunda. Kita hargai itu," ujar Sandiaga di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10).

Sandiaga mengaku akan mengikuti prosesi peralihan jabatan sesuai kondisi yang ada. Dia menyatakan kesediaannya untuk menyesuaikan diri dengan protokoler yang berlaku. "Kita akan menyesuaikan saja. Tadi perintah Presiden Jokowi ke depan semuanya rileks saja," katanya.

Menurut Sandiaga, sesuai arahan Presiden, gubernur dan wakil gubernur harus percaya diri (confident). Rakyat juga bersikap serupa dan semua elemen masyarakat antusias menyambut pemimpin baru. "Ini yang kita rasakan agar melangkah lebih percaya diri," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon