Hadapi Cuaca Ekstrem, Nelayan Diminta Waspada

Senin, 27 November 2017 | 15:41 WIB
ST
FH
Penulis: Stefi Thenu | Editor: FER
Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (AFP)

Semarang - Para nelayan di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya, dimintai mewaspadai dan untuk sementara diminta tidak melaut karena cuaca ekstrem.

Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang, Tuban Wiyono, menyatakan, cuaca ekstrem mulai melanda sebagian besar wilayah Jateng sekitar tiga hari ke depan. Bahkan, sejumlah daerah diperkirakan juga diguyur hujan lebat hingga besar mulai 26 November hingga 28 November.

"Kami ingatkan bahwa tiga hari ke depan mayoritas wilayah di Jateng mengalami cuaca ekstrem karena munculnya tekanan udara rendah di bagian selatan Jawa sehingga membuat area belokan angin yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan," kata Tuban Wiyono, di Semarang, Senin (27/11).

Tuban menjelaskan, daerah-daerah yang dilanda cuaca ekstrem meliputi Ambarawa, Majenang, Wonosobo, Ungaran, Temanggung, Sragen, Semarang, Salatiga, Purworejo, Purwokerto, Purwodadi, Purbalingga, Pati, Mungkid, Magelang, Kendal, Kebumen, Jepara, Demak, Cilacap, Boyolali, Blora, Batang, sampai Banjarnegara.

"Kondisi udara saat ini sangat tidak stabil, karena terjadi aliran masa udara basah dari arah barat," jelasnya.

Karenanya, kata Tuban, pihaknya meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi genangan, banjir, banjir bandang maupun tanah longsor di kawasan yang diperkirakan muncul hujan lebat.

"Nelayan di pesisir Tegal sampai Rembang juga sebaiknya menghentikan aktivitas penangkapan ikan di perairan lepas hingga gelombang tinggi mereda. Sebab, cuaca ekstrem memang menyebabkan munculnya awan cumulonimbus atau awan CB. Ini yang patut diwaspadai," tambahnya.

Tuban menegaskan, saat ini, ombak tinggi terpantau di sekitar Laut Jawa bagian tengah, perairan selatan Jawa Tengah dan Samudera Hindia. "Para pelaku usaha transportasi patut mewaspadai potensi genangan yang muncul di jalan raya, kereta api dan bandar udara," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon